ukuran ideal wanita

DISTRIBUTOR HERBALIFE
TERMURAH & ORIGINAL
-------------------------------------------------
Untuk order :
HP/SMS/WA : 0813 2011 2028
BBM : 54F4CE77 | Line : ProgramLangsing


PAKET HERBALIFE

Pilihan paket Herbalife yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan


PRODUK HERBALIFE

Produk-produk Herbalife ini sudah bersertifikat FDA, TGA, GMP dari USA & BPOM dari Indonesia. Dan pastinya tidak mudah untuk produk-produk yang bisa mendapatkan sertifikat ini.


Berat badan ideal saat ukuran ideal wanita hamil, normalnya sebesar 9-12 kg,

 

 

 

tergantung berat badan ibu sebelum hamil. Peningkatan berat badan saat hamil sangat penting untuk pertumbuhan janin. Jika berat badan bertambah hanya sedikit, pertumbuhan janin dan keselamatannya bisa terancam karena janin kekurangan nutrisi. Berapa berat badan ideal saat hamil? Lihat daftarnya sebagai berikut. Bila berat badan sebelum hamil normal, pertambahan berat badan yang dianjurkan 9-12 kg. Bila berat badan sebelum hamil berlebih, pertambahan berat badan yang dianjurkan 6-9 kg. ukuran ideal wanita Bila berat badan sebelum hamil kurang, pertambahan berat badan yang dianjurkan 12-15 kg.

 

  1. Bila mengandung bayi kembar, pertambahan berat badan biasanya lebih banyak, tergantung jumlah bayi yang dikandung.

 

Pastikan berat badan ideal saat hamil agar mudah saat melahirkan nanti. Hal terpenting yang ukuran ideal wanita wajib Anda lakukan adalah pemantauan dari dokter kandungan dan dokter gizi. Asupan gizi seimbang untuk Anda dan janin tidak menyebabkan pertambahan berat badan saat hamil jadi berlebih. Mengimbanginya dengan olahraga ringan juga sangat disarankan untuk menjaga berat badan tetap ideal saat hamil.

 

Untuk mengetahui posisi bayi 7 bulan, mungkin Anda perlu melakukan pemeriksaan USG supaya bisa melihat posisinya dengan pasti dan jelas. Pasalnya posisi bayi tidak bisa diperiksa dan diperkirakan secara asal-asalan. Apalagi posisi bayi dalam kandungan tidak bisa ditandakan dengan gejala fisik seperti ciri-ciri kehamilan pada umumnya. Ketika kehamilan sudah memasuki usia trimester ketiga atau pada usia 7 bulan dan selanjutnya, bayi sudah mulai banyak perkembangannya. Posisinya pun sudah ukuran ideal wanita -ubah sejak awal kehamilan sebelum akhirnya bayi akan memposisikan dirinya di jalur kelahiran dan siap untuk lahir di usia kehamilan kurang lebih 9 bulan. Nah, para ibu hamil terutama yang baru pertama kali hamil mungkin masih kurang mengetahui dan pengetahuannya masih cukup minim tentang perkembangan janin atau bayi di dalam kandungan. Maka dari itu, pada artikel kali ini kami akan memberikan pembahasan mengenai posisi janin 7 bulan di dalam kandungan dan perkembangannya.

 

Posisi Bayi 7 Bulan dan ukuran ideal wanita Perkembangannya

Untuk mengetahui bagaimana posisi bayi 7 bulan di dalam rahim Anda bisa melakukan ukuran ideal wanita pemeriksaan USG sebanyak 2 kali seminggu. Selain untuk mengetahui posisi janin dalam kandungan, USG secara rutin penting untuk mengetahui perkembangan bayi, apakah bayi tumbuh dengan sehat dan normal? apakah ada sesuatu yang tidak seharusnya sehingga perlu penanganan oleh dokter? juga apakah bayi akan lahir secara normal pada waktunya, ataukah ada kemungkinan lahir prematur.

 

Pada kehamilan 7 bulan, posisi bayi dalam kandungan secara normal posisi kepala ada dibawah dan kaki diatas (gambar hanya sebagai ilustrasi perkembangannya saja, tidak termasuk ilustrasi posisinya di dalam kandungan). Dengan hanya 2 bulan menuju waktu persalinan, posisi bayi telah berangsur-angsur menyesuaikan. Satu hal yang harus diwaspadai adalah jika posisi bayi terbalik (kepala di atas, kaki dibawah) atau lebih dikenal dengan istilah sungsang. Pada usia kehamilan ini cukup sulit untuk mengetahui apakah bayi sungsang atau normal kecuali dengan pemeriksaan USG. Biasanya mendeteksi bayi sungsang adalah dengan merasakan tendangan kaki bayi, jika tendangan kaki bayi berada di bawah, kemungkinan sungsang. Tapi hal ini sulit dilakukan pada saat usia janin 7 bulan, karena meskipun telah ada pergerakan pada janin, belum cukup kuat untuk dapat dirasakan secara jelas.

 

Pada saat usia kehamilan sudah menginjak bulan ke-7, sang Ibu akan lebih merasakan nyeri di pinggang. Ukuran janin yang semakin besar akan semakin memberikan tekanan pada organ dalam. Rasa nyeri ini akan terus semakin terasa seiring bertambahnya ukuran bayi hingga tiba waktu persalinan. ukuran ideal wanita Salah satu tekanan pada organ dalam terjadi pada usus dan rektum, yang akan menyebabkan sembelit. Sedangkan tekanan pada kandung kemih akan menyebabkan frekuensi buang air kecil meningkat.

 

Saat kehamilan ini, janin sudah mulai mengalami perkembangan yang cukup pesat. Berat janin 7 bulan sudah mencapai 700 gram dan panjangnya sudah mencapai 22 cm, ukuran kepala janin sudah lebih proporsional. Ada zat lemak yang disebut dengan nama verinix mulai menutupi kulit janin. Hal ini membuat janin tidak lagi basah dan akan merasa lebih hangat saat berada di dalam kandungannya. Pada minggu ke-26 atau minggu kedua pada bulan ketujuh, jaringan kulit si janin akan mulai teraliri oleh darah. Hal ini akan membuat kulit calon buah hati Anda tersebut yang tadinya keriput berangsur-angsur akan semakin halus.

 

Baca kelanjutan artikel tentang posisi bayi 7 bulan dan perkembangannya ini di halaman berikutnya. Jangan lewatkan juga saran-saran tentang kehamilan 7 bulan di halaman 2.

 

Plasenta atau ari-ari merupakan sebuah organ yang sangat luar biasa, dan hanya sedikit ibu yang pernah melihatnya. Mereka tahu keberadaannya namun  hanya sebagian kecil yang menanyakan atau memperhatikan kumpulan jaringan pendukung utama kehidupan bayi di dalam rahim. Plasenta terdiri dari 200 lebih pembuluh dan vena halus,

berbentuk mirip gumpalan hati mentah. Permukaan maternal yang menempel pada rahim, tampak kasar dan berongga. Warnanya merah tua dan terbagi dalam 15-20 tonjolan cotyledon, yang merupakan villi atau tonjolan berbentuk jari. Permukaan fetus amat lembut, dengan tali pusar ukuran ideal wanita biasanya terdapat di bagian tengah. Bila tali pusar di bagian pinggir disebut battledore plasenta. Plasenta yang sudah dewasa, berbentuk seperti piringan datar. Beratnya sekitar 500 gram, diameternya 20 cm (8 inci) tebal

bagian tengahnya 2,5 cm (1 inci). Ukuran dan berat plasenta disesuaikan dengan ukuran janin. Plasenta biasanya berada pada bagian atas rahim, tapi bila terdapat di bagian bawah, maka disebut Plasenta Previa (Baca: Placenta previaPlacenta previa).

 

Berfungsi mengirimkan gizi ukuran ideal wanita dan oksigen dari darah ibu pada janin.

Membawa karbondioksida dan sisa-sisa pembuangan janin kembali ke darah ibu.

Membentuk penahanan untuk infeksi dan obat-obatan tertentu. Tapi virus rubella dan aspirin dosis tinggi  dapat menembus pertahanan plasenta. Antibodi dari darah ibu

juga dapat menembus plasenta dan memberikan kekebalan terhadap penyakit tertentu sesaat  setelah persalinan.

Mengeluarkan hormon, terutama human chorionic gonadotrophin (HCG), progesteron dan oestrogen (Baca: Hormon-hormon kehamilanHormon-hormon kehamilan).

Semuanya penting untuk kelangsungan hidup dinding rahim, pertumbuhan rahim dan payudara.

 

Tali Pusar

DISTRIBUTOR HERBALIFE
TERMURAH & ORIGINAL
-------------------------------------------------
Untuk order :
HP/SMS/WA : 0813 2011 2028
BBM : 54F4CE77 | Line : ProgramLangsing


PAKET HERBALIFE

Pilihan paket Herbalife yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan


PRODUK HERBALIFE

Produk-produk Herbalife ini sudah bersertifikat FDA, TGA, GMP dari USA & BPOM dari Indonesia. Dan pastinya tidak mudah untuk produk-produk yang bisa mendapatkan sertifikat ini.


 

Tali pusar tampak mengkilap dan berwarna kebiru-biruan, didalamnya terlihat pembuluh darah yang dilindungi  dan didukungnya. Vena tali pusar yang besar bertugas membawa darah berisi gizi dan oksigen dari plasenta, serta dua arteri tali pusar yang melingkari vena membawa darah yang sudah ter-deoksidasi serta sisa-sisa dari etus menuju plasenta. Semuanya dikelilingi bahan seperti  jeli yang disebut Wharton jelly.Tali pusar mulai memuntir dengan sendirinya, dan saat persalinan sudah terdapat  ukuran ideal wanita sekitar 40 lingkaran. Bukan hal aneh pula bila tali pusar membelit bayi. Tali pusar akan tetap kaku, akibat aliran darah didalamnya. Panjangnya rata-rata  50cm, meskipun sebenarnya bervariasi  antara 200cm hingga 7,5 cm. Ketebalannya sekitar  12mm, namun tidak merata karena adanya benjolan kecil  yang disebut false knot. Hal itu mungkin karena tidak samanya pembuluh darah atau meningkatnya gumpalan wharton jelly.

 

True knot juga bisa terjadi akibat gerakan fetus namun selama tidak tertarik terlalu kuat tak akan ada efek pada sirkulasinya. Tali pusar terlalu pendek dapat menyulitkan kelahiran seorang bayi, sebaliknya, jika terlalu panjang dapat jatuh” ke ruang vagina mendahului kepala bayi. Tali yang panjang cenderung melilit tubuh bayi, tapi bahaya akan timbul bila lilitannya terlalu kencang. Begitu kepalanya keluar, leher bayi umumnya diperiksa untuk meyakinkan bahwa tali pusar tidak membelitnya. Jika terjadi demikian, maka tali pusat akan diurai melalui kepalanya atau dijepit dan dipotong. Meskipun USG sulit mendeteksi tali pusar, namun posisi plasenta lebih mudah dilihat dan bila perlu dilakukan operasi caesar.

Mengontrol Ukuran dan Berat Telur

 

Faktor yang Mempengaruhi

Ukuran dan berat telur secara garis besar dipengaruhi oleh faktor genetik. Meskipun demikian, faktor manajemen dapat pula terlibat dalam menentukan besar kecilnya telur. Faktor-faktor manajemen tersebut terdiri dari 3 hal yaitu berat badan, tingkat kematangan seksual dan nutrisi ransum.

  1. Berat badan

Berat badan berkorelasi positif dengan ukuran telur. Saat pertama kali bertelur, pullet yang memiliki berat badan di bawah standar akan memproduksi telur dengan ukuran lebih kecil. Demikian sebaliknya, pullet dengan berat badan di atas standar saat pertama kali bertelur, akan menghasilkan telur yang lebih besar ukurannya. Keadaan tersebut akan berlangsung secara terus-menerus selama ayam tersebut berproduksi

  1. Tingkat kematangan seksual

Faktor ini juga berhubungan dengan berat badan, namun secara umum ayam yang mengalami kematangan seksual terlalu dini (belum cukup umur) akan memproduksi telur dengan ukuran kecil. Demikian juga sebaliknya ketika kematangan seksual terlambat, maka ayam akan memproduksi telur dengan ukuran besar (abnormal)

  1. Nutrisi ransum

Ukuran dan berat telur sangat besar dipengaruhi oleh nutrisi ransum seperti protein, asam amino tertentu seperti methionine dan lysine, energi, lemak total dan asam lemak esensial seperti asam linoleat. Terpenuhinya kebutuhan akan nutrisi tersebut, diharapkan bukan hanya akan menghasilkan telur berkualitas (sesuai standar, red), melainkan juga ikut berperan dalam meningkatkan jumlah produksi telur. Tidak terpenuhinya kebutuhan dari salah satu nutrisi tersebut melalui asupan ransum, maka akan mengurangi berat telur, bahkan jika hal tersebut terjadi pada petelur produksi sebelum umur 40 minggu, bisa berakibat pada penurunan jumlah produksi telur.

Dari data penelitian terbaru, diinformasikan bahwa pengurangan kadar protein dan asam linoleat dalam ransum petelur umur 47 minggu akan menurunkan berat telur sebesar 0,7 g (selama periode umur 48-60 minggu) tanpa mempengaruhi jumlah produksinya (www.thepoultrysite.com). Untuk asam amino yang paling signifikan mempengaruhi berat telur adalah methionine. Bowmaker dan Gous (1991) melaporkan bahwa pemberian methionine pada petelur (sebanyak 524 mg/ekor/hari) bisa meningkatkan rataan berat telur. Hal yang perlu diperhatikan dalam memanipulasi kebutuhan nutrisi untuk menghasilkan ukuran dan berat telur sesuai standar ialah adanya hubungan negatif antara produksi telur dan ukuran telur. Dimana biasanya pada kondisi normal (alami), peningkatan ukuran dan berat telur akan menyebabkan penurunan produksi telur.

 

Bagaimana Mengontrol Ukuran dan Berat Telur?

Meskipun ukuran dan berat telur terutama dikendalikan oleh genetik, namun kita masih bisa untuk mengontrol kualitas telur tersebut melalui perbaikan manajemen. Berdasarkan ke-3 faktor di atas, maka penanganan yang bisa dilakukan agar ukuran dan berat telur dapat dikontrol, antara lain:

Lakukan kontrol berat badan secara rutin ketika periode starter dan grower (pullet) serta usahakan agar ayam tidak terlalu gemuk atau terlalu kurus (± 10% dari berat badan standar)

Telur kecil yang disebabkan karena tingkat kematangan seksual terlalu dini, biasanya sulit untuk diatasi karena organ reproduksinya sudah tidak bisa diperbaiki lagi. Antisipasinya yaitu dengan memperhatikan masa pemeliharaan pullet, terutama terkait program pencahayaan. Untuk memperoleh telur dengan ukuran yang optimal, jangan memberi tambahan cahaya pada ayam periode grower sebelum ayam tersebut mencapai berat badan antara 1550-1600 gram (siap berproduksi)

Berikan ransum dengan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan ayam di tiap periode pemeliharaannya ukuran ideal wanita terutama untuk kandungan protein, asam amino, energi, asam lemak, kalsium, fosfor dan vitamin D (karena sangat berperan pada pembentukan telur)

Berikan terapi supportif terutama dengan multivitamin yang membantu produksi telur seperti Top Mix, Aminovit dan Egg Stimulant. Suplementasi asam amino (methionine dan lysine), khususnya yang terkandung dalam Aminovit dan Top Mix mampu menambah produksi dan berat telur

 

Fungsi Penting Suplementasi

Penambahan feed supplement akan membantu meningkatkan performa ayam petelur baik pertumbuhan maupun produksi telurnya. Vitamin, asam amino atau mineral yang terkandung pada feed supplement berfungsi sebagai komponen penyusun sebutir telur. Oleh karena itu, dalam kasus mengontrol kualitas telur, pemberian feed supplement juga penting untuk dilakukan. Salah satu contoh pengaruh suplementasi terhadap produksi dan kualitas telur ditunjukkan oleh penelitian Amrullah (2003) (Grafik 1 dan 2), dimana ayam yang diberi 0,1% methionine (asam amino essensial, red) dalam 14% dan 16% protein kasar di ransumnya ternyata memiliki kualitas telur yang lebih baik (bobot telur) dan produksi yang lebih tinggi (henday) dibanding yang tidak diberi suplementasi.

 

 

 

 

Mempertahankan ukuran dan berat telur sesuai dengan standar memang membutuhkan tindakan manajemen pemeliharaan yang tepat. Kontrol berat badan, ransum dan tingkat kematangan seksual menjadi faktor penting yang sangat berperan dalam mencapai hal tersebut. Dari segi nutrisi, pemberian feed supplement diketahui mampu melengkapi nutrisi ransum ayam petelur sehingga dapat memperbaiki produksi dan kualitas telur. Salam. ukuran ideal wanita

DISTRIBUTOR HERBALIFE
TERMURAH & ORIGINAL
-------------------------------------------------
Untuk order :
HP/SMS/WA : 0813 2011 2028
BBM : 54F4CE77 | Line : ProgramLangsing


PAKET HERBALIFE

Pilihan paket Herbalife yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan


PRODUK HERBALIFE

Produk-produk Herbalife ini sudah bersertifikat FDA, TGA, GMP dari USA & BPOM dari Indonesia. Dan pastinya tidak mudah untuk produk-produk yang bisa mendapatkan sertifikat ini.