ukuran badan wanita yang ideal

DISTRIBUTOR HERBALIFE
TERMURAH & ORIGINAL
-------------------------------------------------
Untuk order :
HP/SMS/WA : 0813 2011 2028
BBM : 54F4CE77 | Line : ProgramLangsing


PAKET HERBALIFE

Pilihan paket Herbalife yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan


PRODUK HERBALIFE

Produk-produk Herbalife ini sudah bersertifikat FDA, TGA, GMP dari USA & BPOM dari Indonesia. Dan pastinya tidak mudah untuk produk-produk yang bisa mendapatkan sertifikat ini.


Pola sangat penting ukuran badan wanita yang ideal artinya dalam membuat busana.

 

 

 

Baik tidaknya busana yang dikenakan dibadan seseorang (kup) sangat dipengaruhi oleh kebenaran pola itu sendiri. Tanpa pola, memang suatu pakaian dapat dibuat, tetapi hasilnya tidaklah sebagus yang diharapkan. Dapat pula diartikan bahwa pola-pola pakaian yang berkualitas akan ukuran badan wanita yang ideal menghasilkan busana yang enak dipakai, indah dipandang dan bernilai tinggi, sehingga akan tercipta suatu kepuasan bagi sipemakai.

Kualitas pola pakaian akan ditentukan oleh beberapa hal, diantaranya adalah:

1). Ketepatan dalam mengambil ukuran tubuh sipemakai, hal ini mesti didukug oleh kecermatan dan ketelitian dalam menentukan posisi titik dan garis tubuh serta menganalisa posisi titik dan garis tubuh sipemakai;

2) kemampuan dalam menentukan kebenaran garis-garis pola, seperti garis lingkar kerung lengan, garis lekuk leher, bahu, sisi badan, sisi rok, bentuk lengan, kerah dan lain sebagainya, untuk mendapatkan garis pola yang luwes mesti memiliki sikap cermat dan teliti dalam melakukan pengecekan ukuran;

3) Ketepatan memilih kertas untuk pola, seperti kertas dorslag, kertas karton manila atau kertas koran;

4) kemampuan dan ketelitian memberi tanda dan keterangan setiap bagianbagian pola, misalnya tanda pola bagian muka dan belakang, tanda arah benang/serat kain, tanda kerutan atau lipit, tanda kampuh dan tiras, tanda kelim dan lain sebagainya;

5) kemampuan dan ketelitian dalam menyimpan dan mengarsipkan pola. Agar pola tahan lama sebaiknya disimpan pada tempat-tempat khusus seperti rak dan dalam kantongkantong plastik, diarsipkan dengan memberi nomor, nama dan tanggal serta dilengkapi dengan buku katalog.

Dengan adanya pola yang sesuai dengan ukuran, kita dengan mudah dapat membuat busana yang dikehendaki. Menurut Porrie Muliawan (1990:2) pengertian pola dalam bidang jahit menjahit maksudnya adalah potongan kain atau kertas yang dipakai sebagai contoh untuk membuat ukuran badan wanita yang ideal pakaian. Selanjutnya Tamimi (1982:133) mengemukakan pola merupakan ciplakan bentuk badan yang biasa dibuat dari kertas, yang nanti dipakai sebagai contoh untuk menggunting pakaian seseorang, ciplakan bentuk badan ini disebut pola dasar. Tanpa pola pembuatan busana tidak akan terujut dengan baik, maka dari itu jelaslah bahwa pola memegang peranan penting di dalam membuat busana.

Bagaimanapun baiknya desain pakaian, jika dibuat berdasarkan pola yang tidak benar dan garis-garis pola yang tidak luwes seperti lekukan kerung lengan, lingkar leher, maka busana tersebut tidak akan enak dipakai. Pendapat ini didukung oleh Sri Rudiati Sunato (1993:6) fungsi pola ini sangat penting bagi seseorang yang ingin membuat busana dengan bentuk serasi mengikuti lekuk-lekuk tubuh, serta membuat potongan-potongan lain dengan bermacam-macam model yang ukuran badan wanita yang ideal dikehendaki. Maka dari itu jelaslah bahwa di dalam membuat busana sangat diperlukan suatu pola, karena dengan adanya pola, akan dapat mempermudah para pencinta busana untuk mempraktekkan kegiatan jahit menjahit secara tepat dan benar. Sebaliknya jika dalam membuat busana tidak menggunakan pola, hasilnya akan mengecewakan. Hal ini didukung oleh pendapat Porrie Muliawan (1985:1) tanpa pola, pembuatan busana dapat dilaksanakan tetapi kup dari busana tersebut tidak akan memperlihatkan bentuk feminim dari seseorang.

Dengan demikian pola busana merupakan suatu sistem dalam membuat busana. Sebagai suatu sistem tentu pola busana juga terkait dengan sistem lainnya. Jika pola busana digambar dengan benar berdasarkan ukuran badan seseorang yang diukur ukuran badan wanita yang ideal secara cermat, maka busana tersebut mestinya sesuai dengan bentuk tubuh sipemakai. Begitu pula sebaliknya, jika ukuran yang diambil tidak tepat, menggambar pola juga tidak benar, maka hasil yang didapatkan akan mengecewakan.

 

 

 

Dengan demikian untuk mendapatkan ukuran badan wanita yang ideal busana yang baik dan sesuai dengan desain,

 

 

 

maka setiap sub sistem di atas haruslah mendapat perhatian yang sangat penting dan serius.

 

 

Ada beberapa macam pola yang dapat digunakan dalam membuat busana, diantaranya ialah pola konstruksi dan pola standar. Masing-masing pola ini digambar dengan cara yang berbeda, memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, untuk lebih jelasnya akan diuraikan satu persatu:

  1. Pola Konstruksi

Pola konstruksi adalah pola dasar yang dibuat berdasarkan ukuran badan sipemakai, dan digambar dengan perhitungan secara matematika sesuai dengan sistem pola konstruksi masing-masing. ukuran badan wanita yang ideal Pembuatan pola konstruksi lebih rumit dari pada pola standar disamping itu juga memerlukan waktu yang lebih lama, tetapi hasilnya lebih baik dan sesuai dengan bentuk tubuh sipemakai. Ada beberapa macam pola konstruksi antara lain : pola sistem Dressmaking, pola sistem So-en , pola sistem Charmant, pola sistem Aldrich, pola sistem Meyneke dan lain-lain sebagainya.

  1. Pola standar

Pola standar adalah pola yang dibuat berdasarkan daftar ukuran umum atau ukuran yang telah distandarkan, seperti ukuran Small (S), Medium (M), Large (L), dan Extra Large (XL). Pola standar di dalam pemakaiannya kadang diperlukan penyesuaian menurut ukuran sipemakai. Jika sipemakai bertubuh gemuk atau kurus, harus menyesuaikan besar pola, jika sipemakai tinggi atau pendek diperlukan penyesuaian panjang pola.

Menyesuaikan pola standar tidak dapat dilakukan dengan hanya mengecilkan pada sisi badan atau pada sisi rok, atau menggunting pada bagian bawah pola, pada pinggang atau bagian bawah rok, karena hal tersebut akan membuat bentuk pola tidak seimbang atau

akan menyebabkan bentuk pola tidak sesuai dengan proporsinya masing-masing.

Cara yang paling mudah dan cepat untuk menyesuaikan pola standar, adalah dengan cara mengetahui ukuran badan sendiri dan memilih pola standar yang ukurannya hampir mendekati dengan ukuran badan dengan mempedomani ukuran lingkar badan, kemudian membuat ukuran badan wanita yang ideal daftar ukuran badan seseorang dan ukuran pola standar dalam bentuk tabel. Daftar ukuran tersebut ialah sejumlah ukuran yang diambil dari badan seseorang (ukuran sebenarnya). Bagi seseorang yang baru belajar menyesuaikan pola standar, cukup menggunakan ukuran yang penting, misalnya ukuran lingkar badan, lingkar pinggang, panjang muka dan panjang punggung.

Disamping hal di atas seseorang yang ingin menyesuaikan pola standar dengan ukurannya, mesti dapat memilih pola yang ukurannya mendekati dengan ukuran badannya. Untuk memudahkan pekerjaan penyesuaian pola standar, berikut dapat dilihat pola standar dengan ukuran S,M dan L baik pola badan, pola lengan dan pola rok dengan ukuran.

1 Large 94 70 34 35 38 100 28

2 Medium 90 68 33 34 37 94 26

3 Small 86 66 32 33 36 90 24

  1. Pola Lengan
  2. Pola Badan
  3. Pola rok

1 Lingkar badan 92 90 +2:4 = + 1/2 cm

2 Lingkar pinggang 70 72 2:4 = – 1/2 cm

3 Lebar muka 33,5 33 +½ :2=+¼ cm

4 Panjang punggung 37,5 37 + ½ cm

5 Panjang Muka 44 43 + 1 cm

6 Lebar punggung 35 34 + 1:2= + ½ cm

7 Lingkar Panggul 98 94 +4:4=+1 cm

8 Ling Ker Lengan 44 42 + 2 cm

Di dalam menyesuaikan pola standar, selisih yang terdapat pada ukuran lingkaran dibagi empat, hal ini disebakan karena pola badan atau pola rok umumnya dibuat setengah dari badan bagian muka dan setengah dari badan belakang, atau sama dengan seperempat dari ukuran lingkaran dan jumlah sisi yang ditambah atau dikurangi ada empat, oleh sebab itu untuk ukuran melingkar selisih ukuran dibagi empat.

Untuk ukuran lebar selisih dibagi dua, sebab pada pola ukuran melebar dipakai setengahnya., misalnya : lebar muka dan lebar punggung. Untuk ukuran panjang, selisih ukuran tidak dibagi, sebab pola dibuat dengan ukuran penuh sepanjang ukuran yang diambil, misalnya ukuran panjang punggung, panjang lengan dan panjang rok, dengan demikian untuk ukuran panjang ditambah atau dikurangi sebanyak selisih.

Daftar ukuran di atas perlu diperhatikan dalam menyesuaikan pola standar agar mudah mengetahui pada lajur selisih, apakah ukuran pola ditambah atau dikurangi dengan melihat tanda plus atau minus.

Berapa cm ditambah atau dikurangi perlu diperhitungkan betul, dengan pengertian bahwa untuk ukuran melingkar selisih dibagi empat, untuk ukuran melebar selisih dibagi dua dan untuk ukuran panjang selisih tidak dibagi. Berikut ini dapat dilihat beberapa contoh cara menyesuaikan ukuran badan wanita yang ideal pola standar. Didalam menyesuaikan pola standar perhatikan tanda pada kolom selisih. Pada pola yang disesuaikan tanda plus / membesarkan pola di arsir dengan tanda ///////////, sedangkan tanda minus / mengecilkan di tandai dengan xxxxxxx.

 

1) Cara menambah ukuran lingkar badan

Muka Belakang

2) Cara mengurangi ukuran lingkar pinggang

Muka Belakang

3) Cara menambah ukuran lebar muka dan lebar punggung

Lebar Muka Lebar Punggung

DISTRIBUTOR HERBALIFE
TERMURAH & ORIGINAL
-------------------------------------------------
Untuk order :
HP/SMS/WA : 0813 2011 2028
BBM : 54F4CE77 | Line : ProgramLangsing


PAKET HERBALIFE

Pilihan paket Herbalife yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan


PRODUK HERBALIFE

Produk-produk Herbalife ini sudah bersertifikat FDA, TGA, GMP dari USA & BPOM dari Indonesia. Dan pastinya tidak mudah untuk produk-produk yang bisa mendapatkan sertifikat ini.


Gambar 110. Lebar muka dan lebar punggung yang telah dibesarkan.

4) Cara menambah ukuran lingkar panggul

5) Cara menambah ukuran panjang muka dan panjang punggung

6) Cara membesarkan lingkar kerung lengan

Cara Mengukur Ukuran Bra yang Tepat Untuk Payudara

 

Cara Mengukur Ukuran Bra yang Tepat Untuk Payudara – Ukuran payudara setiap wanita berbeda-beda. Oleh karena itu Bra yang berfungsi untuk menopang payudara dibuat berbeda-beda menyesuaikan ikuran payudara kita. Jika kita sembarangan menggunakan Bra yang salah dapat menyebabkan payudara tidak tertopang dengan baik. Jika bra yang kita gunakan terlalu besar maka payudara tidak tertahan dan hal ini dapat mengakibatkan gangguan pada tulang belakang dan payudara  akan semakin kendur karena pengaruh gravitasi. sebaliknya jika Bra yang kita gunakan kekecilan maka dapat menyebabkan lecet dan timbul rasa sakit di payudara.

 

 

Dibawah ini saya berikan tips cara mengukur payudara dan cara mengencangkan payudara dan cara membesarkan payudara agar kita tepat dalam memilih ukuran Bra yang harus dipakai. Jika ukuran Bra tepat maka payudara akan berkembang dengan baik.

 

Cara Mengukur ukuran badan wanita yang ideal Payudara

 

 

 

 

Ukuran bra terdiri dari 2 yaitu : lingkar bawah payudara dan cup.

 

Untuk menentukan berapa lingkar bawah payudara anda, ukurlah lingkar (keliling) pada bagian tepat dibawah payudara anda (1) :

 

Lingkar bawah payudara : 63-67 cm, ukuran bra : 30 atau 65.

Lingkar bawah payudara : 68-72 cm, ukuran bra : 32 atau 70.

Lingkar bawah payudara : 73-77 cm, ukuran bra : 34 atau 75.

Lingkar bawah payudara : 78-82 cm, ukuran bra : 36 atay 80.

Lingkar bawah payudara : 83-87 cm, ukuran bra : 38 atau 85.

Lingkar bawah payudara : 88-92 cm, ukuran bra : 40 atau 90.

 

 

Untuk mengetahui berapa ukuran cup bra anda, ukurlah lingkar payudara anda (2). Jika sudah mendapatkan hasilnya, maka kita bisa mulai menghitung untuk mendapatkan hasil berapa ukuran cup bra anda.

 

Rumusnya :

Lingkar payudara – lingkar bawah payudara + ditambah 2 cm.

Berikut ukuran cupnya:

 

Jika hasilnya = 10-12cm, Cup A

Jika hasilnya = 13-14cm, Cup B

Jika hasilnya = 15-17cm, Cup C

Jika hasilnya = 18-19cm, Cup D

Jika hasilnya = 20-22cm, Cup E

 

Cara mengukur bra ini bisa menjadi salah satu panduan bagi saat memilih bra. Namun, beda model dan beda merk bra terkadang memiliki standar ukuran berbeda. Pastikan anda memilih bra yang tepat dan nyaman dipakai agar dapat menopang payudara dan tidak membebankan tulang belakang serta nyaman untuk dipakai.

 

Udah Ngukur. koq ukuranya kecil?? Mau biar payudara kamu besar says?? Simak artikel di bawah ya…

 

Cream Pembesar Payudara Alami Dr.Susan yang Cepat dan terbukti – Sangat cepat dan aman dalam mengencangkan dan membesarkan payudara anda!! Tanpa ketergantungan dan hasil permanen!!

 

Waist-Hip Ratio (WHR) / Rasio Pinggang-Pinggul

 

 

Waist-Hip Ratio (WHR) atau rasio pinggang-pinggul adalah sebuah pengukuran lingkar pinggang kamu terhadap lingkar pinggul kamu. Kamu mengukur lingkar terkecil dari pinggang kamu, biasanya tepat di atas pusar, dan membagi jumlah tersebut dengan lingkar pinggul di bagian terlebar.

 

Jika pinggang wanita adalah 28 inci dan pinggulnya adalah 36 inci, WHR-nya adalah 28 dibagi dengan 36 = 0,77. Berikut ini adalah rincian dari WHR terkait dengan risiko masalah kesehatan jantung.

 

WHR Pria

 

Kurang dari 0,9 – risiko rendah masalah kesehatan jantung

0,9-0,99 – risiko sedang masalah kesehatan jantung

1 atau lebih – risiko tinggi masalah kardiovaskular

 

 

WHR Wanita

 

Kurang dari 0,8 – risiko rendah masalah kesehatan jantung

0,8-0,89 – risiko sedang masalah kesehatan jantung

0,9 atau lebih – risiko tinggi masalah kardiovaskular

 

 

WHR seseorang adalah indikator yang lebih baik dari apakah berat badan mereka ideal dan apa risiko mereka terserang kondisi kesehatan serius, dibandingkan dengan BMI. Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa orang dengan tubuh berbentuk apel – yang memiliki WHR besar – ukuran badan wanita yang ideal memiliki risiko kesehatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang dengan tubuh berbentuk buah pir – yang memiliki WHR rendah. Orang berbentuk apel akan memiliki lebih banyak lemak terakumulasi di pinggang, sedangkan orang berbentuk buah pir memiliki lemak terakumulasi di pinggul.

 

Seorang wanita dengan WHR kurang dari 0,8 umumnya lebih sehat dan lebih subur daripada perempuan dengan WHR tinggi. Mereka cenderung untuk terkena diabetes, kebanyakan kanker, atau gangguan kardiovaskular. Demikian pula, pria dengan WHR tidak lebih dari 9 umumnya lebih sehat dan lebih subur dibandingkan pria dengan WHR lebih tinggi, dan lebih kecil kemungkinannya untuk terkena penyakit serius.

 

Studi menunjukkan WHR adalah alat ukur yang lebih baik untuk menggantikan BMI sebagai deteksi dini serangan jantung di seluruh dunia, diterima oleh banyak orang.

 

Apa masalah dengan WHR?

 

WHR tidak akurat mengukur jumlah persentase lemak tubuh seseorang, atau rasio otot-lemaknya. Namun, itu adalah prediksi yang lebih baik berat badan ideal dan risiko kesehatan daripada BMI.

 

 

Waist-Height Ratio (WHtR) / Rasio Pinggang-Tinggi Badan

 

 

Dr Margaret Ashwell, direktur sains dari British Nutrition Foundation, dan tim telah menemukan bahwa rasio pinggang-tinggi badan lebih baik dalam memprediksi penyakit jantung di kemudian hari dan risiko diabetes dibandingkan BMI. Dr Ashwell mempresentasikan temuan mereka pada Kongres ke-19 on Obesity di Lyon, Perancis, pada 12 Mei 2012.

 

Dr Ashwell mengatakan, dalam sebuah wawancara dengan The Daily Telegraph, surat kabar terkemuka Inggris:

 

“Menjaga lingkar pinggang kamu menjadi kurang dari setengah tinggi badan kamu dapat membantu meningkatkan harapan hidup bagi setiap orang di dunia.”

 

Oleh karena itu:

 

 

Seorang pria dengan tinggi 6ft (72 inci, 183 cm), harus menjaga pengukuran pinggang di bawah 36 inci (91 cm)

Seorang wanita dengan tinggi 5ft 4 inci (64 inci, 163 cm), harus menjaga pengukuran pinggang di bawah 32 inci (81 cm)

 

 

Dr Ashwell mengatakan rasio pinggang-tinggi badan (WHtR) harus digunakan sebagai alat deteksi.

 

Tim menemukan bahwa setelah menganalisis beberapa studi yang melibatkan sekitar 300.000 orang, mereka menyimpulkan bahwa WHtR lebih baik dalam memprediksi serangan jantung, membelai, diabetes, dan risiko hipertensi dibandingkan dengan BMI.

 

Ashwell menjelaskan bahwa BMI tidak memperhitungkan distribusi lemak seluruh tubuh. Akumulasi lemak perut (lemak visceral) mungkin berbahaya bagi jantung, ginjal dan hati, sedangkan lemak menumpuk di sekitar pinggul dan bawah kurang berbahaya bagi kesehatan.

 

Para peneliti menambahkan bahwa WHtR jauh lebih sederhana untuk dilakukan pengukurannya:

 

“Jaga lingkar pinggang kamu menjadi kurang dari setengah tinggi badan kamu”

 

Bagaimana kamu mengukur pinggang kamu? – Ukurlah lingkar pinggang yang terletak diantara tulang rusuk yang ukuran badan wanita yang ideal terbawah dan bagian atas tulang panggul pada pinggul, WHO (World Health Organization). (“Waist-Height Rasio Better Than BMI” Catharine Paddock PhD.. Medical News Today. 13 Mei 2012)

 

Persentase Lemak Tubuh

 

Persentase lemak tubuh kamu adalah berat lemak kamu dibagi dengan berat total. Hasil penelitian menunjukkan lemak esensial kamu serta timbunan lemak kamu.

 

 

Lemak Esensial – ini adalah jumlah lemak yang kita butuhkan untuk bertahan hidup. Wanita membutuhkan persentase yang lebih tinggi daripada pria. Lemak esensial adalah 2% -5% pada pria, dan 10% -13% pada wanita.

Timbunan lemak – ini terdiri dari akumulasi lemak dalam jaringan adiposa, beberapa di antaranya melindungi organ internal kamu di bagian dada dan perut.

Jumlah persentase lemak tubuh – ini adalah lemak esensial ditambah timbunan lemak. ukuran badan wanita yang ideal

DISTRIBUTOR HERBALIFE
TERMURAH & ORIGINAL
-------------------------------------------------
Untuk order :
HP/SMS/WA : 0813 2011 2028
BBM : 54F4CE77 | Line : ProgramLangsing


PAKET HERBALIFE

Pilihan paket Herbalife yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan


PRODUK HERBALIFE

Produk-produk Herbalife ini sudah bersertifikat FDA, TGA, GMP dari USA & BPOM dari Indonesia. Dan pastinya tidak mudah untuk produk-produk yang bisa mendapatkan sertifikat ini.