tes berat badan

DISTRIBUTOR HERBALIFE
TERMURAH & ORIGINAL
-------------------------------------------------
Untuk order :
HP/SMS/WA : 0813 2011 2028
BBM : 54F4CE77 | Line : ProgramLangsing


PAKET HERBALIFE

Pilihan paket Herbalife yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan


PRODUK HERBALIFE

Produk-produk Herbalife ini sudah bersertifikat FDA, TGA, GMP dari USA & BPOM dari Indonesia. Dan pastinya tidak mudah untuk produk-produk yang bisa mendapatkan sertifikat ini.


Agan-Agan pertumbuhan tinggi badan ideal tes berat badan ternyata bisa didapat lebih dari usia yang sering kita dengar loh.

 

 

 

Banyak juga mitos yang berkata tinggi badan kalau perempuan pertumbuhan-nya sampai umur 18 tahun, dan pria sampai 21 tahun. Ternyata penambahan tinggi ini setelah saya berkonsultasi dengan dokter yang berpengalaman di Singapore, pertumbuhan tinggi badan wania ternyata sampai berumur tes berat badan 23 tahun dan laki-laki sampai umur 25 tahun, dan faktanya tergantung metabolisme dan pertumbuhan tinggi badan kita. Metabolisme tubuh kita juga harus bagus dan nutrisi harian yang bagus juga maka usia lebih dari 25 tahun kita bisa bertambah tinggi badannya.

 

Tinggi Badan Ideal Sesuai Umur

 

usia 3-4 tahun 96-108cm usia 5-6 tahun 109-122cm usia 7-8 tahun 123-140cm usia 9-10 tahun 141-153cm usia 11-15 tahun 154-165cm usia 16-20 tahun 166-170cm tes berat badan usia 21-25 tahun 171-176cm Diatas adalah daftar tabel tinggi badan ideal berdasarkan umur, dan tergantung kita masing-masing menurut kita ideal tinggi badan kita berapa, yang pasti juga disesuaikan dengan berat badan juga ya gan. Ga lucu kan kalo tinggi badan 180cm tapi beratnya 120 kg.

 

PRODUK PENAMBAH TINGGI BADAN ? Klik Disini

 

 

Cara Menghitung Berat Badan Ideal, dan Rumus BMI ( Body Mass Index )

Posted on 30 April 2013 by sec11

Ingin tahu apakah berat badan kita ideal dengan tinggi badan yang kita miliki

Pada postingan kali ini kami bawakan artikel tentang rumus menghitung berat badan ideal. Ada 2 metode yang kami bawakan. Perhitungan konvensional dan melalui Body Mass Index (index massa tubuh).

 

  1. Perhitungan Berat Ideal Konvensional

Jika Anda telah selesai menghitungnya, maka yang Anda peroleh adalah berat badan ideal yang seharusnya Anda miliki. Tapi jangan takut jika berat badan Anda tidak masuk hitungan ideal -karena hasil hitungan rumus ini adalah angka tertentu- sebab range berat badan normal yang dimiliki setiap orang adalah plus/minus 10% berat idealnya.

 

  1. Berat Badan Ideal (BBI) bayi (anak 0-12 bulan)

BBI = (umur (bln) / 2 ) + 4

 

  1. BBI untuk anak (1-10 tahun)

BBI = (umur (thn) x 2 ) + 8

 

  1. Remaja dan dewasa

BBI = (TB – 100) – (TB – 100) x 10%

atau

BBI = (TB – 100) x 90%

 

[Ket:]

TB = Tinggi badan (cm)

 

Wah, kalo data TB tidak diketahui bagaimana? Misalnya pada pasien ascites atau eudeme anasarka, kan susah tuh.. ga mungkin pake berat badan aktual (selain juga bisa konversi -30% dari BB aktual),, atau pada pasien pasca bedah, ga mungkin kita ukur tingginya.. so, Konversi dong dari nilai antropomentri Tinggi lutut atau rentang lengan.

 

TB berdasarkan Tinggi Lutut (TL)

TB Pria = 6,50 + (1,38 + TL) – (0,08 x U)

TB Wanita = 89,68 + (1,53 x TL) – (0,17 x U)

 

TB berdasarkan Rentang Lengan (RL)

TB Pria = 118,24 + (0,28 x RL) – 0,07 x U)

TB Wanita = 63,18 + (0,63 x RL) – 0,17 x U)

 

[ket:]

U = Umur (tahun)

 

  1. Berat Ideal versi Rumus BMI

Ingin menghitung BMI (Body Mass Index) Anda? BMI adalah suatu rumus kesehatan, di mana berat badan (BB) seseorang (kg) dibagi dengan tinggi badan (TB) pangkat dua (m2).

 

BMI = (BB) / [(TB) * (TB)]

 

Misalnya: BB = 45 kg dan TB = 165 cm, maka

 

BMI = (45) / [(1.65) * (1.65)] = 16.5

 

Apakah Anda termasuk kurus, normal, atau overwight? Lihat patokan di bawah ini:

 

BMI < 18.5 = berat badan kurang (underweight)

 

BMI 18.5 – 24 = normal

 

BMI 25 – 29 = kelebihan berat badan (overweight)

 

BMI >30 = obesitas

 

Ini tabel BMI-nya

 

Tabel BMI

 

warna biru kurang berat

 

warna hijau sehat

 

warna kuning kelebihan berat

 

warna oranye obesitas tes berat badan warna merah obesitas berlebih

 

 

 

Sebagai seorang muslim saya meyakini, sehat adalah nikmat yang tak ternilai harganya yang dianugerahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada semua makhluk-Nya. Oleh karena itulah kita sebagai umat manusia [yang berakal] hendaknya bersyukur atas nikmat itu, dengan memanfaatkannya tes berat badan  untuk kebaikan dunia dan akhirat kita. Bahkan Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dalam sebuah hadits shohih pernah bersabda mengingatkan umatnya akan lima perkara penting, yang salah satunya adalah nikmat sehat.

 

Dari Ibnu ‘Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

 

“Manfaatkan lima perkara sebelum lima perkara: [1] Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu, [2] Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, [3] Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu, [4] Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu, [5] Hidupmu sebelum datang kematianmu.” [2]

 

Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, maksudnya: “Beramallah di waktu sehat, sebelum datang waktu yang menghalangi untuk beramal seperti di waktu sakit.” Kita diperintahkan untuk memanfaatkan waktu sehat kita untuk banyak-banyak beramal shaleh, berbuat hal-hal yang positif yang membawa manfaat dunia dan akhirat. Semoga bermanfaat.

 

Sumber Referensi :

  1. sumber: http://masedi.net/kalkulator-diet-cara-mudah-mengontrol-berat-badan_283.html#ixzz2Rx1JuygR
  2. sumber: http://envykorsetpelangsingku.com/news/7/Cara-Menghitung-Berat-Badan-Ideal-dan-Rumus-BMI-Body-Mass-Index

Tentang iklan-iklan ini

 

Terkait

PEDAGOGI OLAHRAGA

Kode Etik dan Ikrar Guru Indonesia

Tes Kesegaran Jasmani

Pos ini dipublikasikan di Kesehatan. Tandai permalink.

← Tes Kesegaran JasmaniKode Etik dan Ikrar Guru Indonesia →

Tinggalkan Balasan

 

 

Ketikkan komentar di sini…

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

  1. Pengertian Tes Antropometri

Sebagian besar penelitian terdahulu dalam bidang pembuatan dan pengembangan pengukuran ( measurement) adalah tentang umur, tinggi dan berat serta tipe badan seseorang. Tes Antropometri ialah tes untuk mengetahui komposisi tubuh maupun bentuknya atau pengukuran atas tes berat badan  struktur tubuh manusia. Tujuan akhir dari pengukuran antropometri adalah menetapkan bentuk atau tipe badan seseorang. Tipe badan bagi seseorang sebelum ia bekerja adalah penting, karena dengan tipe badan yang ideal untuk  jenis pekerjaan tertentu dapat meningkatkan capaian keberhasilan kerjannya. Dengan tes antropometri akan dapat mengetahui pertumbuhan badan seseorang normal atau tidak, kekurangan-kekurangan serta upaya pertumbuhan badan secara ideal. Beberapa pengukuran antropometri pokok/dasar antara lain :

DISTRIBUTOR HERBALIFE
TERMURAH & ORIGINAL
-------------------------------------------------
Untuk order :
HP/SMS/WA : 0813 2011 2028
BBM : 54F4CE77 | Line : ProgramLangsing


PAKET HERBALIFE

Pilihan paket Herbalife yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan


PRODUK HERBALIFE

Produk-produk Herbalife ini sudah bersertifikat FDA, TGA, GMP dari USA & BPOM dari Indonesia. Dan pastinya tidak mudah untuk produk-produk yang bisa mendapatkan sertifikat ini.


  1. Berat Badan ( Body Weight )
  2. Tinggi Badan ( Stature Hight )
  3. Tinggi Duduk ( Sitting Height )
  4. Lebar Bahu ( Bi-acromiale diemeter )
  5. Lebar Pinggul ( Bi-ilium diameter )
  6. Lebar Sendi Siku ( Bi-epicondilar diameter humerus )
  7. Lebar Sendi Lutut (Bi-epicondilar diameter femur )
  8. Tebal Lemak Kulit ( skinfold caliper )

Pengukuran antropometri melalui penentuan komposisi tubuh sampai sekarang terus berkembang. Dalam pengukuran antropometri adapun dua jenis tes yang akan dibahas dalam penentuan komposisi tubuh yaitu Indeks Masa Tubuh dan Quimby Weight Analysis Test.

  1. Uraian Ahli Tentang Antropometri

Beberapa uraian dari para ahli yang telah melakukan penelitian dalam bidang pengukuran antropometri yaitu antara lain:

  1. Hipocrates ( 400 SM )

                        Hipocrates mengelompokan tipe badan menjadi dua kategori yaitu tinggi dan pendek, serta kurus dan gemuk.

  1. Cromwell ( 1860 )

                        Cromwell melengkapi penelitiannya terhadap pertumbuhan anak –anak sekolah berumur 8 sampai dengan 18 tahun dan menemukan bahwa anak laki-laki lebih pendek dan ringan daripada anak perempuan pada usia 11-14 tahun. Dicatat pula bahwa setelah umur 14 tahun, anak laki-laki menjadi lebih tinggi dan berat, serta dilanjutkan dengan pertumbuhan yang lebih betahan lama di banding anak perempuan.

  1. Edward Hitchcock ( 1861 )

                         Edward Hitchcock dari Amerika Serikat, memulai mengumpulkan data antropometri dan pada akhirnya ia dikenal sebagai tokoh terkemuka dalam pengukuran antropometri tahun 1860-1880.

  1. Dudley A Sargent ( 1878 )

                         Dudley A Sargent ( 1873-1880 ) memulai program pengukuran antropometri terhadap Mahasiswa Universitas Harvard. Data tersebut diperoleh melalui penyelidikan selama kurun waktu 15 tahun dan kemudian data-data tersebut diorganisasikan dalam bentuk Tabel Persentil yang merupakan standar yang disusun atas dasar pengukuran antropometri dan kekuatan mahasiswa putra dan putri pada berbagai umur diprguruan tinggi tersebut.

 

 

  1. Kretschmer ( 1925 )

Kretschmer ialah pakar antropometri yang berhasil secara cemerlang mengidentifikasikan tipe berat badan dan masih dikenal hingga sekarang. Kretschmer adalah seorang pakar yang bekerja paling awal dalam bidang ini dan berhasil mengelompoan tipe badan menjadi tiga kategori yaitu : asthenis, atletis dan piknis. Disamping berhasil melakukan pengelompokan ia juga berupaya berhubungan keterkaitan antara tipe-tipe badan tersebut dengan kepribadian (personality). Kretschmer mengelompokkan manusia atas dasar bentuk badannya menjadi tiga tipe dengan karakteristik masing-masing sebagai berikut:

  1. Asthenis ( tipe kurus )
  • Badan langsing kurus
  • Rongga dada kecil, sempit dan pipih
  • Lengan dan tungkai kurus
  • Muka bulat telur
  • Berat badan relatif kurang
  1. Atletis ( tipe berotot )
  • Tulang dan otot tampak kuat
  • Badan kokoh dan tegap
  • Tinggi badan cukup
  • Bahu lebar, dada besar serta kuat
  • Muka bulat telur, badan lebih pendek daripada tipe asthenis

 

 

  1. Piknis ( tipe berlemak )
  • Badan agak pendek
  • Dada membulat, perut besar dan bahu tidak lebar
  • Leher pendek dan kuat
  • Lengan dan kaki agak lemah
  • Banyak lemak sehingga otot dan tulang tidak tampak nyata.
  1. Displatis

Tipe displatis merupakan penyimpangan dari ketiga tipe tersebut diatas yaitu seseorang yang memiliki ciri tinggi besar ( gigantisme ) dan seorang yang memiliki ciri orang kerdil (kritinisme).

  1. Sheldon

Dalam teorinya, Sheldonmengemukakan bahwa struktur fisik merupakan aspek utama yang berpengaruh tes berat badan terhadap prilaku manusia. Yang menjadi landasan untuk mementingkan struktur fisik beserta pengukuran-pengukurannya adalah keyakinan yang kuat bahwa faktor keturunan biologis adalah sangat penting dalam mempengaruhi perilaku.

Menurut Sheldon, terdapat tiga tipe badan yaitu :

  1. Eksomorf, dengan karakteristik :
  • Jangkung
  • Dada kecil dan pipih
  • Lemah
  • Otot tidak tampak berkembang

 

  1. Mesomorf, dengan karakteristik :
  • Kokoh dan kuat
  • Otot kelihatan bersegi
  • Tahan sakit
  • Tipe ini umumnya dimiliki oleh olahragawan atau atlet, pengembara ( adventurer ) dan prajurit.
  1. Endomorf, dengan karakteristik :
  • Gemuk
  • Lemah lembut
  • Tinggi badan relatif pendek
  1. Jenis Tes Antropometri

Terdapat berbagai pengukuran yang dapat dilakukan untuk melakukan pengukuran antropometri yaitu :

  1. Quimby Weight Analysis Test

Tes ini bertujuan untuk menafsirkan berat badan ( weight estimated ) pada anak berumur 16-22 tahun melalui pengukuran tinggi badan, lebar bahu, lebar dada, pengerutan rongga dada ( chest depth ) dan lebar pinggul. Adapun cara melakukan tes quimby weight analysis test ialah :

  1. Tinggi badan ( height ) diukur dalam posisi berdiri dengan sikap sempurna tanpa alas kaki dalam satuan ukuran inci.
  2. Lebar bahu ( sholder width ) diukur dari ujung acromion yang satu ke ujung acromion lainnya dalam posisi normal.
  3. Lebar dada ( chest width ) diukur dengan alat caliper pada permukaan susu dengan pernapasan normal.
  4. Pengerutan rongga dada ( chest depth ) di ukur dengan alat caliper pada bagian dada dari sisi luar susu yang satu ke bagian sisi luar susu yang lainnya dalam pernapasan normal.
  5. Lebar pinggul ( hip width ) di ukur dari depan dengan jarak antara tonjolan illium yang satu ke tonjolan illium yang lainnya.

 

Gambar  C-120 Slim Guide Caliper yang dipergunakan untuk mengukur ketebalan lemak.

 

 

 

Gambar  Large C shaped tes berat badan antropometer yang digunakan untuk mengukur lebr bahu.

 

 

 

  1. Indeks Massa Tubuh ( IMT )

Indeks Massa Tubuh ( IMT ) adalah berat badan kilogram dibagi tinggi badan kuadrat dalam meter. Indeks massa tubuh merupakan cara untuk menggambarkan berat badan dalam hubungannya dengan tinggi badan. Prosedur pelaksanaan tes sebagai berikut :

  1. Berdiri tegak lurus
  2. Pandangan lurus kedepan
  3. Saat pengukuran berat badan, atlet atau orang coba menggunakan pakaian seminim mungkin. Tinggi badan satuan alatnya adalah Cm, berat badan satuan alatnya adalah kilogram (Kg)
  4. Alat yang digunakan, antropometer, meteran yang sudah ditera dan timbangan yang sudah ditera.

 

  1. Pengukuran Antropometri
  2. Quimby Weight Analysis Test

Data dari hasil pengukuran kelima pada tes Quimby Weight Analysis selanjutnya dapat dikonversikan ke dalam rumus Quimby untuk menentukan estimasi berat badan setiap peserta tes yaitu :

 

EW = {( a.H + b.SW + c.CW + d.CD + e.HW) – f } tes berat badan

 

DISTRIBUTOR HERBALIFE
TERMURAH & ORIGINAL
-------------------------------------------------
Untuk order :
HP/SMS/WA : 0813 2011 2028
BBM : 54F4CE77 | Line : ProgramLangsing


PAKET HERBALIFE

Pilihan paket Herbalife yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan


PRODUK HERBALIFE

Produk-produk Herbalife ini sudah bersertifikat FDA, TGA, GMP dari USA & BPOM dari Indonesia. Dan pastinya tidak mudah untuk produk-produk yang bisa mendapatkan sertifikat ini.