puasa bisa menurunkan berat badan

DISTRIBUTOR HERBALIFE
TERMURAH & ORIGINAL
-------------------------------------------------
Untuk order :
HP/SMS/WA : 0813 2011 2028
BBM : 54F4CE77 | Line : ProgramLangsing


PAKET HERBALIFE

Pilihan paket Herbalife yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan


PRODUK HERBALIFE

Produk-produk Herbalife ini sudah bersertifikat FDA, TGA, GMP dari USA & BPOM dari Indonesia. Dan pastinya tidak mudah untuk produk-produk yang bisa mendapatkan sertifikat ini.


Olahraga Saat Puasa, puasa bisa menurunkan berat badan Sebelum Buka atau Setelah Buka?

Oleh Lika Aprilia Samiadi 

Data medis direview oleh Thu Truong, PharmD.

16Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru)16Klik untuk berbagi pada Twitter(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi pada Tumblr(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi via Google+(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di Linkedln(Membuka di jendela yang baru)Klik untuk berbagi di Line new(Membuka di jendela yang baru)

Olahraga Saat Puasa, Sebelum Buka atau Setelah Buka?

Di bulan Ramadan, banyak orang mengurangi kegiatan fisik seperti dengan tidak melakukan olahraga saat puasa, karena olahraga dapat membuat kita menjadi haus akibat kehilangan cairan, yang berakibat mengganggu ibadah puasa. Padahal, aktivitas fisik selama berpuasa memberikan dampak penting puasa bisa menurunkan berat badan bagi kesehatan tubuh. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh peneliti Tunisia dari Universitas Sfax dan CHU Habib Bourguiba menunjukkan bahwa aktivitas fisik memberikan dampak kesehatan yang baik bagi tubuh selama aktivitas puasa. Hal ini terlihat dari parameter komposisi tubuh, hematologi, dan biokimia pada partisipan yang melakukan aktivitas olahraga mengalami perubahan yang lebih baik yaitu penurunan berat badan, persentase lemak tubuh berkurang, serta meningkatkan daya tahan tubuh.

 

Dengan dampak positif yang diberikan, olahraga rutin selama bulan puasa adalah baik bagi kesehatan. Namun, agar olahraga tidak mengganggu ibadah puasa kita, hal-hal ini perlu dipertimbangkan sebelum kita melakukan olahraga.

 

Kapan waktu yang tepat untuk berolahraga saat puasa?

 

Menentukan apakah olahraga sebaiknya dilakukan sebelum atau sesudah buka, bergantung pada tujuan olahraga itu sendiri. Misalnya, apakah tujuan olahraga Anda adalah menjaga kebugaran, atau meningkatkan dan mempertahankan massa otot? Selain itu, perlu diperhatikan juga intensitas latihan yang dilakukan, serta kondisi tubuh pada saat latihan, seperti yang dikutip oleh detikHealth:

 

Menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh

Jika tujuan olahraga Anda adalah menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh, olahraga sebaiknya dilakukan pada pagi hari setelah sahur. Hal ini karena di pagi hari, suhu udara masih dalam kondisi segar sehingga tidak akan menimbulkan haus yang berlebihan ketika melakukan aktivitas olahraga. Komposisi olahraga yang dianjurkan adalah 70 persen kardio dan 30 persen angkat beban. puasa bisa menurunkan berat badan Mempertahankan kekuatan otot Jika tujuannya adalah mempertahankan otot, sebaiknya dilakukan pada sore hari sekitar 1,5 jam hingga 2 jam sebelum berbuka puasa. Jika setelah melakukan latihan ini dirasakan lelah dan haus, tidak perlu khawatir karena dilakukan menjelang waktunya berbuka puasa sehingga apabila terjadi dehidrasi, cairan yang hilang dapat dinormalkan kembali pada saat berbuka. Komposisi olahraga yang dianjurkan adalah 50 persen kardio dan 50 persen angkat beban.

 

Meningkatkan kekuatan dan kemampuan massa otot

Jika Anda ingin meningkatkan kekuatan dan kemampuan massa otot, tingkatan olahraga yang dilakukan lebih tinggi dari latihan-latihan lain. Oleh karena itu, sebaiknya olahraga dilakukan setelah berbuka puasa karena latihan ini dirasakan cukup berat. Lelah dan haus pada menjalankan olahraga tersebut tidak akan terlalu berpengaruh karena orang tersebut masih bisa langsung minum seperti saat latihan biasa. Komposisi olahraga yang dianjurkan adalah 30 persen kardio dan 70 persen angkat beban.

 

Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan olahraga di bulan puasa

 

Olahraga dapat dilakukan dengan durasi antara 30 menit sampai dengan maksimum 60 menit dengan memperhatikan hal-hal berikut:

 

Lakukan latihan kardiovaskular ringan seperti berjalan atau bersepeda. Hal ini dapat membakar kalori dan meningkatkan stamina, meningkatkan fleksibilitas dan detoksifikasi, dan perenggangan otot-otot yang bekerja. Atau lakukan aktivitas latihan otot sederhana seperti latihan otot, push-up, dan sit up.

Minumlah banyak air sebelum berolahraga. Minuman air seperti air kelapa dapat meningkatkan elektrolit dalam tubuh, yang dapat membantu fungsi jantung, saraf, dan otot.

Jangan melakukan latihan intensitas tinggi berlebih seperti berlari, stepper, atau mengangkat beban karena dapat menyebabkan cedera sendi atau otot serta menyebabkan komplikasi seperti tekanan darah rendah, hipoglikemia, dan pusing.

Jangan melanjutkan olahraga jika Anda merasa lemah, pusing, atau sakit meskipun Anda sudah menurunkan intensitas latihan.

Hindari makan-makanan yang digoreng dengan minyak berlebih ataupun makanan berlemak jika ingin olahraga Anda berhasil.

Setiap orang memiliki riwayat kesehatan yang berbeda-beda. Jika Anda sedang dalam perawatan medis dokter atau memiliki riwayat penyakit kronis. Sebaiknya konsultasikan dulu aktivitas fisik dengan dokter Anda sebelum memulai olahraga saat puasa.

 

BACA JUGA:

DISTRIBUTOR HERBALIFE
TERMURAH & ORIGINAL
-------------------------------------------------
Untuk order :
HP/SMS/WA : 0813 2011 2028
BBM : 54F4CE77 | Line : ProgramLangsing


PAKET HERBALIFE

Pilihan paket Herbalife yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan


PRODUK HERBALIFE

Produk-produk Herbalife ini sudah bersertifikat FDA, TGA, GMP dari USA & BPOM dari Indonesia. Dan pastinya tidak mudah untuk produk-produk yang bisa mendapatkan sertifikat ini.


 

Olahraga Pagi vs Olahraga Malam, Mana yang Lebih Baik?

Olahraga vs Diet: Mana yang Lebih Efektif Menurunkan Berat Badan?

9 Olahraga Terbaik untuk puasa bisa menurunkan berat badan Mendekatkan Diri Dengan Pasangan

 

BULAN Ramadan bisa jadi kesempatan yang tepat untuk mengonsumsi makanan dan minuman apapun yang diinginkan. Tetapi di satu sisi, sedang puasa di bulan Ramadhan juga jadi waktu yang ideal untuk menurunkan bobot tubuh agar jauh lebih sehat. Penasaran seperti apa caranya? Berikut tips sehat turunkan berat badan saat puasa, seperti dilansir, Englishalarabiya, Senin (13/6/2016) 1. Konsumsi air mineral, walau sepertinya ini adalah hal yang sulit dilakukan dengan jam berpuasa yang cukup panjang. Menghindari tubuh dari dehidrasi alias kekurangan air adalah salah satu kunci utama untuk menurunkan berat badan. Mengonsumsi banyak air mineral tidak hanya membuat tubuh lembab dan tidak kekurangan air, juga dapat membantu rasa lapar akan sesuatu yang manis ketika berbuka puasa. Minumlah 8 gelas air mineral dengan rasio 2 gelas saat berbuka, 4 gelas di saat malam sesaat setelah berbuka dan sebelum sahur (tidak lebih dari 1 gelas per 1 jam), dan 2 gelas di saat sahur. 2. Jangan lewatkan sahur, banyak yang menganggap bahwa dengan tidak sahur maka bobot tubuh puasa bisa menurunkan berat badan akan berkurang dengan sendirinya. Padahal yang terjadi ialah sebaliknya, jika Anda sengaja melewatkan sahur yang terjadi adalah Anda akan semakin merasa lapar seharian dan pada akhirnya akan cenderung makan berlebihan di saat berbuka puasa. Saat sahur pastikan juga asupan makanan yang masuk seperti batasi asupan makanan yang asin mengandung banyak garam karen bisa membuat rasa haus bertambah. Bisa pilih makanan seperti roti gandum, keju, ataupun telur yang mengandung banyak protein. Kombinasi sehat ini akan menjaga kestabilan gula darah Anda 3. Tetap aktif, sedang berpuasa bukan jadi alasan untuk menjadi malas dan tidur seharian. Cobalah untuk tetap aktif, tapi sebisa mungkin hindari terkena sinar matahari terlalu banyak. Berolahraga saat puasa dengan keadaan perut kosong sangat membantu pembakaran lemak dalam tubuh. Olahraga ringan seperti squats, sit-up dengan durasi 30 menit. Atau bisa bertanya pada trainer olahraga apa yang cocok untuk tubuh Anda yang bisa dilakukan di rumah. 4. Kurangi asupan gula buatan, berpuasa di bulan Ramadhan malah membuat bobot tubuh naik? Perhatikanlah asupan gula dalam makanan Anda. Coba ganti asupan makanan manis dengan gula buatan dengan makanan manis dengan rasa manis yang alami. Anda bisa pilih konsumsi banyak buah dan madu. Memperhatikan takaran gula buatan yang masuk ke dalam tubuh sangat efektif untuk membantu proses penurunan berat tubuh.

 

« Naik Berat Badan Dengan puasa bisa menurunkan berat badan HerbalifeManfaat Kedelai Bagi Kesehatan »

Tips Cegah Naik Berat Badan Selama Bulan Puasa

  Uncategorized

Selain menjalankan perintah agama, tak sedikit orang yang memanfaatkan momen puasa di bulan Ramadhan untuk menurunkan berat badan. Tetapi yang terjadi justru sebaliknya, kebanyakan orang justru bertambah gemuk setelah berpuasa.

 

Harus diakui kebanyakan orang justru belanja bahan makanan dan minuman lebih banyak di bulan puasa. Saat berbuka puasa “aksi balas puasa bisa menurunkan berat badan dendam” dijalankan dengan mengonsumsi berbagai makanan dan minuman sepuasnya.

 

makan banyak

“Puasa justru membuka peluang orang bertambah gemuk. Asupan yang tinggi dibarengi aktivitas yang terbatas, menjadi pemicu penambahan berat badan,”

 

Saat berpuasa metabolisme tubuh ikut menurun sehingga pembakaran kalori lebih sedikit. Selain itu, saat puasa biasanya terjadi pergeseran sumber energi.

Bila dalam keseharian tubuh memperoleh energi dari pembakaran karbohidrat, maka saat puasa sumber energi bergeser ke lemak. Lemak sendiri merupakan sumber energi kedua yang lebih mudah diolah daripada protein.

Selama bulan puasa kita juga umumnya membatasi aktivitas fisik, akibatnya permintaan energi ikut menurun sehingga lemak dalam tubuh tidak dipecah menjadi energi dan terus bertumpuk.

Untuk mencegah menumpuknya lemak, lakukan olahraga ringan saat berpuasa sehingga metabolisme tetap berjalan cepat.

 

jalan sehat

Selain itu konsumsi makanan dan minuman yang sehat saat sahur dan berbuka. Pilihlah sumber karbohidrat yang menyebabkan gula darah stabil, yaitu karbohidrat yang kaya serat seperti nasi merah.

Ada panduan yang bisa dijadikan parameter apakah pola makan dan aktivitas fisik yang kita lakukan sudah tepat. Hal ini bisa dilihat dari berat badan dan lingkar perut.

“Lingkar perut yang tetap menandakan bantalan lemak yang tidak bertambah. Sementara lingkar perut yang membesar mengindikasikan jumlah lemak yang meningkat. Sedangkan lingkar perut yang mengecil, merupakan indikasi jumlah lemak yang menurun.”

Lingkar perut kecil dengan badan gemuk lebih sehat dibanding berbadan kurus tapi lingkar perut besar. puasa bisa menurunkan berat badan

 

DISTRIBUTOR HERBALIFE
TERMURAH & ORIGINAL
-------------------------------------------------
Untuk order :
HP/SMS/WA : 0813 2011 2028
BBM : 54F4CE77 | Line : ProgramLangsing


PAKET HERBALIFE

Pilihan paket Herbalife yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan


PRODUK HERBALIFE

Produk-produk Herbalife ini sudah bersertifikat FDA, TGA, GMP dari USA & BPOM dari Indonesia. Dan pastinya tidak mudah untuk produk-produk yang bisa mendapatkan sertifikat ini.