nama nama timbangan

DISTRIBUTOR HERBALIFE
TERMURAH & ORIGINAL
-------------------------------------------------
Untuk order :
HP/SMS/WA : 0813 2011 2028
BBM : 54F4CE77 | Line : ProgramLangsing


PAKET HERBALIFE

Pilihan paket Herbalife yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan


PRODUK HERBALIFE

Produk-produk Herbalife ini sudah bersertifikat FDA, TGA, GMP dari USA & BPOM dari Indonesia. Dan pastinya tidak mudah untuk produk-produk yang bisa mendapatkan sertifikat ini.


 KIRIM nama nama timbangan TULISAN KAMU

IPTEK

Alat Ukur

Pengertian Jangka Sorong Dan Fungsinya

 

DAMARYANTI  UPDATED AT : 19:52

 

 

Pengertian Jangka Sorong Dan Fungsinya – Jangka sorong adalah alat yang digunakan untuk mengukur suatu benda yang memiliki tingkat ketelitian satu per-seratus milimeter, dengan memakai alat ukur ini Anda bisa tahu ukuran suatu benda secara pasti. Jangka sorong ini mempunyai dua buah bagian pengukur, bagian pertama adalah bagian cembung yang berfungsi untuk mengukur panjang suatu benda, dan bagian yang kedua adalah bagian cekung nama nama timbangan mengarah ke dalam yang memiliki fungsi untuk mengukur diameter bagian dalam suatu benda. Bagian ini umumnya disebut sebagai bagian rahang dari jangka sorong. Bagian rahang jangka sorong memiliki suatu skala yang bernama skala utama. Besar panjang dari bagian skala utama adalah 1 milimeter. Bagian rahang sorong juga memiliki bagian sebanyak 10 bagian skala yang bernama skala nonius atau skala Vernier. Vernier sendiri diambil dari nama penemunya yang bernama Piere Vernier yang merupakan seorang ahli teknik yang berasal dari Perancis. 10 skala nonius memiliki panjang 9 milimeter. Maka, 1 bagian dari skala nonius ini sama dengan 0,9 milimeter.

 

 

Pengertian Jangka Sorong Dan Fungsinya Jangka sorong digital Untuk melakukan pengukuran pada diameter nama nama timbangan sebuah bola, diameter dalam sebuah tabung, dan juga untuk melakukan pengukuran pada kedalaman, biasanya dilakukan dengan jangka sorong sebagai alat ukurnya. Jangka sorong mempunyai skala 0,1 milimeter sebagai skala terkecil, artinya adalah nilai dari dua gores yang dekat jaraknya adalah 0,1 milimeter. Jadi bisa dibilang kalau jangka sorong ini bisa melakukan pengukuran sebuah benda dengan tingkat ketelitian sampai 0,1 milimeter.Adapun fungsi-fungsi dari jangka sorong adalah sebagai berikut Berikut ini adalah beberapa cara untuk menggunakan jangka sorong sebagai alat ukur sebuah benda

 

 

  1. Kendorkan baut pengunci dan geser rahang gesernya, pastikan terlebih dahulu bahwa rahang geser berfungsi dengan benar. Dan periksa terlebih daulu ketika rahang geser tertutup hitungannya berada pada posisi nol.

 

  1. Untuk menghindari kesalahan pengukuran, ada baiknya Anda membersihkan terlebih dahulu permukaan benda yang akan Anda ukur, pastikan tidak ada benda lain yang melekat.

 

  1. Tutup kedua rahang sampai menjepit benda yang akan diukur, kemudian Anda tinggal melihat skalanya.

 

Berikut ini adalah cara untuk mengukur diameter sebuah benda menggunakan jangka sorong

 

 

Melakukan pengukuran pada diameter sebuah benda sama dengan cara yang telah dibahas tadi, hanya bedanya adalah kalau cara yang tadi rahang yang digunakan adalah rahang bagian bawah, dan untuk melakukan pengukuran diameter sebuah benda, rahang yang digunakan adalah rahang bagian atas. Cara penggunaannya adalah dengan merapatkan rahang bagian atas kemudian taruh benda yang akan Anda ukur. Geser rahang geser sampai kedua bagian rahang menekan dan menempel di bagian dalam benda, dan pastikan bahwa bagian dalam dinding jangan miring atau lurus dengan skala.

 

Cara untuk mengukur kedalaman dengan menggunakan jangka sorong

 

 

Caranya hanya cukup untuk menaruh benda yang kedalamannya akan Anda ukur. Geser rahang geser sampai menyentuh bagian permukaan bagian dalam atau dasar lubang. Benda yang ingin diukur juga harus dalam keadaan tidak geser atau dalam keadaan statis. Baca juga Fungsi Anemometer.

 

Demikian informasi mengenai pengertian jangka sorong, fungsi dan cara penggunaannya yang saya bagikan pada artikel kali ini ya sobat pembaca.

 

 

 

 

 

 

 

 

Cari apa …

Cari

 

 

 

Artikel Terkait Pengertian Jangka Sorong Dan Fungsinya :

 

Bagian bagian Mikrometer dan Fungsinya

Bagian bagian Mikrometer dan Fungsinya – Mikrometer adalah sebuah alat ukur yang bisa mengukur benda dengan satuan uku

Mikrometer Sekrup, Jenis, Pengertian dan Fungsi

Mikrometer Sekrup, Cara Membaca, Pengertian dan Fungsi – Sebelumnya kita sudah membahas mengenai alat ukur jangka soro

Jangka Sorong Digital

Jangka Sorong Digital merupakan salah satu dari beberapa jenis jangka sorong yang biasa digunakan. Jenis-jenis jangka

Fungsi Anemometer Dan Cara Kerjanya

Fungsi Anemometer Dan Cara Kerjanya – Meski anemometer jarang didengar, namun anemometer mempunyai kegunaan yang sanga

Bagian-bagian Jangka Sorong dan Fungsinya

Apa saja bagian-bagian dari jangka sorong dan apa saja fungsi masing-masing dari bagian tersebut ? Bila anda sedang me

Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup Manual

Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup Manual – Mikrometer sekrup mempunyai ketelitian yang tinggi hingga 0,01 milimeter,

Cara Kerja, Fungsi dan Prinsip Kerja Altimeter

Altimeter merupakan sebuah alat yang di pakai untuk mengukur ketinggian suatu titik tertentu dari permukaan laut. Ala

Cara Membaca Hasil Pengukuran Mikrometer Sekrup

Bagaimana Cara Membaca Hasil Pengukuran Mikrometer Sekrup ? Bila anda membutuhkan jawaban dari pertanyaan tersebut sil

Cara Mudah Membaca dan Menggunakan Jangka Sorong

Cara Mudah Membaca Jangka Sorong – Jangka sorong biasa digunakan untuk mengukur panjang sebuah benda. Jangka sorong me

No comments:

 

Post a Comment

 

Newer PostOlder PostHome

 

kopi-ireng

CARI ARTIKEL LAINNYA

 

 

Cari apa ?..

 

 

TULISAN KAMU

 

Jikalau Aku Jodohmu

KONTEN PILIHAN

 

Letak Geografis adalah

Cara mudah agar orang selalu ingat pada kita

Sifat benda cair

Kebudayaan Karapan Sapi Madura

Letak astronomis adalah

cara membuat twitter dengan mudah dan cepat

stimulasi perkembangan anak usia 6-12 bulan

Kumpulan resep-resep makanan sederhana sehari-hari

Penyebab bayi menangis tengah malam

contoh surat benci untuk kakak senior ospek

Sifat Benda Gas

Lidah Mertua Tanaman Hias Penangkal Polusi

Sifat Benda Padat

Jenis Tanaman Hias Indoor Yang cantik

contoh surat cinta untuk kakak senior ospek

Sejarah singkat PT Pos Indonesia

Letak indonesia secara geografis diantara dua benua

Biodata dan profil Aliando syarief lengkap

Pengertian Seni

Cara Membuat Facebook baru dengan mudah

 

 

ARTIKEL TERBARU

 

Peta Jawa Barat Lengkap Dengan Daftar 18 Kabupaten dan 9 Kota

Kumpulan Peta Jawa Tengah Lengkap Beserta Daftar 29 Kabupaten dan 6 Kota

34 Provinsi di Indonesia Beserta Ibukota, Luas Wilayah dan Tanggal Diresmikan

5 Tokoh dan Negara Pendiri ASEAN

Arti Lambang Asean, Semboyan, dan Anggota Beserta Penjelasannya

BLOG ARCHIVE

 

►  2016 (216)

▼  2015 (140)

►  December (8)

▼  November (6)

►  Nov 11 (1)

►  Nov 10 (1)

►  Nov 09 (1)

►  Nov 06 (1)

▼  Nov 02 (1)

Pengertian Jangka Sorong Dan Fungsinya

►  Nov 01 (1)

►  October (48)

►  September (6)

►  August (3)

►  July (1)

►  June (3)

►  May (8)

►  April (15)

►  March (6)

►  February (23)

►  January (13)

►  2014 (57)

►  2013 (62)

►  2012 (29)

Copyright 2016 Kopi-ireng.com . Powered by Blogger.com

Patner : Kunci Gitar Dan Lirik Lagu | Tempat Wisata KETENTUAN PENGGUNAAN | Contact | Privacy Policy | About Us

 

 

TUGAS FISIKA TENTANG ALAT UKUR

 

Kamis, 14 Maret 2013

ALAT UKUR

  1. PENGERTIAN ALAT UKUR

 

Alat ukur adalah alat yang digunakan untuk mengukur suatu besaran dalam fisika. Pada umumnya ada tiga besaran yang paling banyak diukur dalam dunia fisika untuk tingkat SMA yaitu panjang, massa dan waktu. Macam-macam alat ukur panjang, massa dan waktu dapat dilihat sebagai berikut :

B.MACAM-MACAM ALAT UKUR

 

  1. Alat Ukur Panjang

Alat-alat ukur panjang meliputi nama nama timbangan mistar, jangka sorong, dan mikrometer skrup. Berikut masing-masing alat ukur tersebut & penjelasannya.

 

  1. Mistar/Penggaris

Mistar, atau yang lebih dikenal dengan sebutan penggaris adalah alat yang digunakan untuk mengukur barang yang berukuran sedang dan berukuran besar. Mistar ini dapat mengukur dengan ketelitian hingga 1 mm.

Alat ukur panjang yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah mistar. Skala terkecil dari mistar adalah 1 mm (0,1 cm) dan ketelitiannya setengah skala terkecil 0, 5 mm (0,05 cm).

 

alat ukur penggaris

 

  1. Jangka Sorong

Dalam prakteknya, mengukur panjang kadang-kadang memerlukan alat ukur yang mampu membaca hasil ukur sampai ketelitian 0,1 mm (0,01 cm). Untuk pengukuran semacam ini kita bisa menggunakan jangka sorong.

 

alat ukur jangka sorong

 

Jangka sorong adalah alat yang digunakan untuk mengukur diameter, dimensi luar suatu benda, dan dimensi dalam suatu benda. Jangka sorong memiliki 2 bagian, yaitu rahang tetap yang fungsinya sebagai tempat skala tetap yang tidak dapat digerakkan letaknya, dan rahang sorong yang fungsinya sebagai tempat skala nonius dan dapat digeser-geser letaknya untuk menyesuaikan dan mengukur benda. Jangka sorong ini dapat mengukur dengan ketelitian hingga 0,1 mm.

 

cara membaca skala jangka sorong

 

  1. Mikrometer Skrup

 

 

Mikrometer skrup adalah alat yang digunakan untuk mengukur ketebalan benda yang tipis, panjang benda yang kecil, nama nama timbangan dan dimensi luar benda yang kecil. Mikrometer skrup memiliki 3 bagian, yaitu selubung utama yang fungsinya sebagai tempat skala utama yang akan menunjukkan berapa hasil pengukuran dan bagian ini sifatnya tetap dan tidak dapat digeser-geser, lalu selubung luar yang fungsinya sebagai skala nonius yang dapat diputar-putar untuk menggerakkan selubung ulir supaya dapat menyesuaikan dengan benda yang diukur, dan selubung ulir yang fungsinya sebagai bagian yang dapat digerakkan dengan cara memutar-mutar selubung luar sehingga dapat menyesuaikan dengan bentuk benda yang diukur. Mikrometer skrup ini dapat mengukur dengan ketelitian hingga 0,01 mm.

  1. Alat Ukur Massa

Hanya ada satu jenis alat ukur massa, yaitu neraca. Meski begitu, sebenarnya neraca jenisnya bermacam-macam. Berikut penjelasannya.

 

Neraca, atau yang lebih dikenal dengan sebutan timbangan adalah alat yang digunakan untuk mengukur massa suatu benda. Ada beberapa jenis neraca, yaitu

 

Neraca Pasar, yaitu neraca yang biasa digunakan di pasar-pasar tradisional, bentuknya seperti nama nama timbangan pada gambar di samping. Cara pemakaian neraca ini yaitu dengan meletakkan benda yang akan ditimbang di bagian yang berbentuk mirip baskom, lalu di bagian sebelahnya yang datar diletakkan bandul neraca yang hampir seimbang dengan bobot benda, selanjutnya lengan neraca akan bergerak dan hasil pengukuran dapat diketahui.

 

 

 

Neraca Dua Lengan, yaitu neraca yang biasanya terdapat di laboratorium, bentuknya seperti pada gambar di samping. Cara pemakaian neraca ini hampir sama dengan cara pemakaian neraca pasar, bedanya bandul neraca yang terdapat pada neraca pasar dapat digantikan dengan barang lain.

 

 

 

Neraca Tiga Lengan, yaitu neraca yang juga biasanya terdapat di laboratorium, bentuknya seperti pada gambar di samping. Cara pemakaian neraca ini yaitu dengan cara menggeser ketiga penunjuk ke sisi paling kiri (skalanya menjadi nol), kemudian letakkan benda yang akan diukur pada bagian kiri yang terdapat tempat untuk benda yang akan diukur, lalu geser ketiga penunjuk ke kanan hingga muncul keseimbangan, dan hasil pengukuran dapat diketahui.

 

 

 

Neraca Kamar Mandi, adalah neraca yang biasa digunakan untuk mengukur berat badan, bentuknya seperti pada gambar di samping. Neraca ini biasanya terdapat di klinik, rumah sakit, rumah, atau mungkin di tempat-tempat lain yang memiliki neraca ini. Cara pemakaian neraca ini yaitu dengan cara kita naik ke atas neraca ini, selanjutnya jarum yang terdapat di neraca akan menunjukkan berapa hasil pengukuran berat badan kita.

 

  1. Alat Ukur Waktu

Waktu adalah selang antara dua kejadian/peristiwa. Misalnya, waktu siang adalah sejak matahari terbit hingga matahari tenggelam, waktu hidup adalah sejak dilahirkan hingga meninggal. Untuk peristiwaperistiwa yang selang terjadinya cukup lama, waktu dinyatakan dalam satuan-satuan yang lebih besar, misalnya menit, jam, hari, bulan, tahun, abad dan lain-lain.

 

1 hari = 24 jam;

1 jam = 60 menit;

1 menit = 60 sekon

 

Sedangkan, untuk kejadian-kejadian yang cepat sekali bisa digunakan satuan milisekon (ms) dan mikrosekon (μs). Untuk keperluan sehari-hari, telah dibuat alat-alat pengukur waktu, misalnya stopwatch dan jam tangan

 

 

 

Ditulis Oleh : Nur Alimah Hari: 22.35 Kategori: Fisika SMA Kelas XI

Diposkan oleh yanti3207 di 20.00 Tidak ada komentar:

Kirimkan Ini lewat Email

BlogThis!

Berbagi ke Twitter

Berbagi ke Facebook

 

Diposkan oleh yanti3207 di 20.07 Tidak ada komentar:

Kirimkan Ini lewat Email

BlogThis!

Berbagi ke Twitter

Berbagi ke Facebook

Bagikan ke Pinterest

 

ARTIKEL TSUNAMI

AARTIKEL nama nama timbangan TENTANG TSUNAMI

 

 

Tsunami adalah rangkaian gelombang laut yang mampu menjalar dengan kecepatan hingga lebih 900 km per jam, terutama diakibatkan oleh gempabumi yang terjadi di dasar laut.

Gambar-1

Kecepatan gelombang tsunami bergantung pada kedalaman laut. Di laut dengan kedalaman 7000 m misalnya, kecepatannya bisa mencapai 942,9 km/jam. Kecepatan ini hampir sama dengan kecepatan pesawat jet. Namun demikian tinggi gelombangnya di tengah laut tidak lebih dari 60 cm. Akibatnya kapal-kapal yang sedang berlayar diatasnya jarang merasakan adanya tsunami.

Berbeda dengan gelombang laut biasa, tsunami memiliki panjang gelombang antara dua puncaknya lebih dari 100 km di laut lepas dan selisih nama nama timbangan waktu antara puncak-puncak gelombangnya berkisar antara 10 menit hingga 1 jam. Saat mencapai pantai yang dangkal, teluk, atau muara sungai gelombang ini menurun kecepatannya, namun tinggi gelombangnya meningkat puluhan meter dan bersifat merusak.   Asal istilah tsunami istilah tsunami berasal dari bahasa jepang tsu artinya pelabuhan dan nami artinya gelombang laut. Dari kisah inilah muncul istilah tsunami. Awalnya tsunami berarti gelombang laut yang menghantam pelabuhan.   Penyebab terjadinya tsunami tsunami terutama disebabkan oleh gempabumi di dasar laut. Tsunami yang dipicu akibat tanah longsor di dasar laut, letusan gunungapi dasar laut, atau akibat jatuhnya meteor jarang terjadi.   Tsunami akibat gempabumi tidak semua gempabumi mengakibatkan terbentuknya tsunami. Syarat terjadinya tsunami akibat gempabumi adalah:

  1. Pusat gempa terjadi di dasar laut, 2. Kedalaman Pusat gempa kurang dari 60 km

Gambar-2

Gambar-3

KEJADIAN TSUNAMI YANG SIGNIFIKAN DI INDONESIA

Gambar-5

PENYELAMATAN DIRI SAAT TERJADI TSUNAMI

Sebesar apapun bahaya tsunami, gelombang ini tidak datang setiap saat. Janganlah ancaman bencana alam ini mengurangi kenyamanan menikmati pantai dan lautan.

Jika berada di sekitar pantai, terasa ada guncangan gempabumi, air laut dekat pantai surut secara tiba-tiba sehingga dasar laut terlihat, segeralah lari menuju ke tempat yang tinggi (perbukitan atau bangunan tinggi) sambil memberitahukan teman-teman yang lain.

Jika sedang berada di dalam perahu atau kapal di tengah laut serta mendengar berita dari pantai telah terjadi tsunami, jangan mendekat ke pantai. Arahkan perahu ke laut.

DISTRIBUTOR HERBALIFE
TERMURAH & ORIGINAL
-------------------------------------------------
Untuk order :
HP/SMS/WA : 0813 2011 2028
BBM : 54F4CE77 | Line : ProgramLangsing


PAKET HERBALIFE

Pilihan paket Herbalife yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan


PRODUK HERBALIFE

Produk-produk Herbalife ini sudah bersertifikat FDA, TGA, GMP dari USA & BPOM dari Indonesia. Dan pastinya tidak mudah untuk produk-produk yang bisa mendapatkan sertifikat ini.


Jika gelombang pertama telah datang dan surut kembali, jangan segera turun ke daerah yang rendah. Biasanya gelombang berikutnya akan menerjang.

Jika gelombang telah benar-benar mereda, lakukan pertolongan pertama pada korban. Jika berada di sekitar pantai, terasa ada guncangan gempabumi, air laut dekat pantai surut secara tiba-tiba sehingga dasar laut terlihat, segeralah lari menuju ke tempat yang tinggi (perbukitan atau bangunan tinggi) sambil memberitahukan teman-teman yang lain.

Jika sedang berada di dalam perahu atau kapal di tengah laut serta mendengar berita dari pantai telah terjadi tsunami, jangan mendekat ke pantai. Arahkan perahu ke laut.

Jika gelombang pertama telah datang dan surut kembali, jangan segera turun ke daerah yang rendah. Biasanya gelombang berikutnya akan menerjang.

Jika gelombang telah benar-benar mereda, lakukan pertolongan pertama pada korban.

UPAYA MITIGASI GEMPABUMI

Membangun bangunan vital/strategis atau bangunan lainnya yang mengundang konsentrasi banyak manusia di wilayah rawan gempabumi menggunakan konstruksi yang tahan terhadap gempa.

Tidak membangun permukiman dan aktifitas penduduk diatas, pada atau dibawah tebing

Tidak mendirikan bangunan diatas tanah timbunan yang tidak memenuhi tingkat kepadatan yang sesuai dengan daya dukung tanah terhadap konstruksi bangunan diatasnya

Pemetaan mikrozonasi di wilayah rawan gempa bumi

Perlu adanya RUTR dan RTRW yang dituangkan dalam peraturan daerah yang berwawasan dan mempertimbangkan aspek kebencanaan sehingga prinsip bangunan berkelanjutan dapat tercapai

Membangun kewaspadaan masyarakat dan pemerintah daerah melalui pelatihan antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi gempa bumi.

Menyiapkan alur dan tempat evakuasi bencana

Menyelenggarakan pendidikan dini melalui jalur pendidikan formal dan non-formal tentang gempa bumi dan bahayanya di wilayah rawan gempa bumi

Membangun alur dan tempat pengungsian serta bukit-bukit untuk menghindar dari gelombang tsunami

WILAYAH RAWAN TSUNAMI DI INDONESIA

Di Indonesia wilayah rawan bencana tsunami meliputi 21 wilayah, yaitu: Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung-Banten, Jawa Tengah Bagian Selatan, Jawa Timur Bagian Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku Selatan, Biak-Yapen, Balikpapan, sekurau, Palu, Talaud, Kendari.

 

 

MITIGASI BENCANA

Sampai saat ini para ilmuwan tidak dapat meramalkan terjadinya gempabumi dan tsunami . Namun dengan melihat catatan sejarah para ilmuwan dapat mengetahui tempat-tempat yang rawan tsunami. Pengukuran tinggi gelombang dan batas landaan dari kejadian tsunami masa lalu akan berguna untuk memperkirakan dan mengurangi dampak tsunami di masa depan.

 

Diposkan oleh yanti3207 di 19.51 Tidak ada komentar:

Kirimkan Ini lewat Email

BlogThis!

Berbagi ke Twitter

Berbagi ke Facebook

Bagikan ke Pinterest

 

Beranda

Langganan: Entri (Atom)

Arsip Blog

▼  2013 (2)

▼  Maret (2)

ALAT UKUR

ARTIKEL TSUNAMI

Mengenai Saya

yanti3207

Lihat profil lengkapku

Template PT Keren Sekali. Diberdayakan oleh Blogger.

 

 

 

Koleksi Makalah

 

Jumat, 23 Januari 2015

MAKALAH ALAT UKUR PNEUMATIK

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. LATAR BELAKANG

 

Pengukuran adalah penentuan besaran, dimensi, atau kapasitas, biasanya terhadap suatu standar atau satuan pengukuran. Pengukuran tidak hanya terbatas padakuantitas fisik,  tetapi juga dapat diperluas untuk mengukur hampir semua benda yang bisa dibayangkan, seperti tingkat ketidakpastian, atau kepercayaan konsumen.

Pengukuran adalah kegiatan membandingkan suatu besaran yang diukur dengan alat ukur yang digunakan sebagai satuan. Dalam fisika dan teknik ,pengukuran merupakan aktivitas yang membandingkan kuantitas fisik dar iobjek dan kejadian dunia-nyata. Alat  pengukur adalah alat yang digunakan untuk mengukur benda atau kejadian tersebut. Seluruh alat pengukur terkenaerror peralatan yang bervariasi. Bidang ilmu yang mempelajari cara-cara pengukuran.

Pengukuran adalah proses pemberian angka- angka atau label kepada unit analisis untuk merepresentasikan atribut-atribut konsep. Proses ini seharusnya cukup dimengerti orang walau misalnya definisinya tidak dimengerti. Hal ini karena antara lain kita sering kali melakukan pengukuran.

Alat ukur pneumatik adalah alat ukur yang bekerja karena pengaruh tekanan ataupun karena adanya perbedaan tekanan nama nama timbangan pada gas, udara dan zat lain. Atau dapat juga dikatan sebagai alat ukur yang dalam penggunaanya berkaitan/berhubungan dengan tekanan/kevakuman udara/gas.

 

  1. TUJUAN
  2. Untuk mengetahui alat ukur pneumatik
  3. Untuk mengetahui jenis-jenis alat ukur pneumatik
  4. Untuk mengetahui kegunaan alat-alat ukur pneumatik

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

 

 

 

  1. ALAT UKUR PNEUMATIK

 

Alat ukur pneumatic adalah alat ukur yang bekerja karena pengaruh tekanan ataupun karena adanya perbedaan tekanan pada gas, udara dan zat lain. Atau dapat juga dikatan sebagai alat ukur yang dalam penggunaanya berkaitan/berhubungan dengan tekanan/kevakuman udara/gas.

 

Banyak hal dalam teknik otomotiv yang keadaanya berkaitan dengan tekanan atau kevakuman (kehampaan), udara maupun gas/uap. Didalam proses kerja motor sendiri ada berbagai kondisi yang menimbulkan tekanan, maupun kevakuman udara seperti, langkah hisap, langkah kompresi dsb.

Disamping hal-hal tersebut juga hamir semua kendaraan bermotor yang beroperasi di jalan raya, umumnya menggunakan roda yang dilengkapi dengan ban karet, dimana didalamnya di isi tekanan udara, dan masih banyak lagi contoh lainnya yang dalam perawatan atau pengoperasian pada bagian bagian yang bersangkuran memerlukan ketentuan-ketentuan khusus (batasan-batasan) untuk memperoleh kondisi yang normal.

Untuk mengetahui keadaan tersebut digunakan alat alat yang dapat menunjukan besarnya tekanan atau kehampaan udara,

Secara garis besar alat pengukurnya dapat digolongkan menjadi 2 yaitu :

Alat yang dapat menunjukan besarnya tekanan udara/gas dalam suatu ruangan, biasanya disebut barometer atau pressure gauge.

Alat yang dapat menunjukan besarnya kevakuman udara disebut vacum meter/vacum gauge

Kedua jenis alat tersebut mempunyai kontruksi yang hampir sama, namun dalam pekerjaan teknik otomotiv biasanya alat alat ukur itu diberi nama sesuai dengan fungsi pemakaiannya.

Alat alat ukur pneumatic tersebut mempunyai satuan seperti berikut : Kg/Cm2, atmosphere (atm), bar, CmHg, inHg, psi (pound square inch).

 

 

  1. TEORI DASAR SISTEM PNEUMATIC DAN FUNGSINYA

Pneumatik merupakan teori atau pengetahuan tentang udara yang bergerak, keadaan-keadaan keseimbangan udara dan syarat-syarat keseimbangan. Perkataan pneumatik berasal bahasa Yunani “ pneuma “ yang berarti “napas” atau “udara”. Jadi pneumatik berarti terisi udara atau digerakkan oleh udara mampat. Pneumatik merupakan cabang teori aliran atau mekanika fluida dan tidak hanya meliputi penelitian aliran-aliran udara melalui suatu sistem saluran, yang terdiri atas pipa-pipa, selang-selang, gawai dan sebagainya, tetapi juga aksi dan penggunaan udara mampat.

 

Pneumatik menggunakan hukum-hukum aeromekanika, yang menentukan keadaan keseimbangan gas dan uap (khususnya udara atmosfir) dengan adanya gaya-gaya luar (aerostatika) dan teori aliran (aerodinamika). Pneumatik dalam pelaksanaan teknik udara mampat dalam industri merupakan ilmu pengetahuan dari semua proses mekanik dimana udara memindahkan suatu gaya atau gerakan. Jadi pneumatik meliputi semua komponen mesin atau peralatan, dalam mana terjadi proses-proses pneumatik. Dalam bidang kejuruan teknik pneumatik dalam pengertian yang lebih sempit lagi adalah teknik udara mampat (udara bertekanan).

 

Komponen-komponen Pneumatik

Komponen pneumatik beroperasi pada tekanan 8 s.d. 10 bar, tetapi dalam praktik dianjurkan beroperasi pada tekanan 5 s.d. 6 bar untuk penggunaan yang ekonomis.

Beberapa bidang aplikasi di industri yang menggunakan media pneumatik dalam hal penangan material adalah sebagai berikut :

  1. Pencekaman benda kerja
  2. Penggeseran benda kerja
  3. Pengaturan posisi benda kerja
  4. Pengaturan arah benda kerja

 

Penerapan pneumatik secara umum :

  1. Pengemasan (packaging)
  2. Pemakanan (feeding)
  3. Pengukuran (metering)
  4. Pengaturan buka dan tutup (door or chute control)
  5. Pemindahan material (transfer of materials)
  6. Pemutaran dan pembalikan benda kerja (turning and inverting of parts)
  7. Pemilahan bahan (sorting of parts)
  8. Penyusunan benda kerja (stacking of components)
  9. Pencetakan benda kerja (stamping and embosing of components)

 

Susunan sistem pneumatik adalah sebagai berikut :

  1. Catu daya (energi supply)
  2. Elemen masukan (sensors)
  3. Elemen pengolah (processors)
  4. Elemen kerja (actuators)

 

  1. CONTOH-CONTOH ALAT UKUR PNEUMATIC
  2. Compression tester

 

Untuk memperoleh kondisi kerja yang optimal, diamana daya mesin dapat semaksimal mungkin, tetapi tidak merusak (mempercepat) kerusakan komponen komponen mesin maka tekanan kompresi didalam silinder mesin harus sesuai dengan ketentuan khusus yang sudah diberikan oleh pabrik pembuat mesin tersebut.

 

 

Alat ukur pneumatic compresi tester

Untuk mengetahui tekanan kompresi tersebut digunakan alat yang disebut “compression gauge/ compression tester”. Alat ini dipasangkan pada lubang busi (untuk motor bensin) dan dapat juga pada lubang injector atau lubang pemanas mula pada   motor diesel.

Jadi Compression tester adalah salah satu alat ukur pneumatic yang berfungsi untuk mengukur tekanan kompresi didalam silinder mesin.

Alat tersebut biasanya mempunyai satuan Kg/Cm2 atau atmosphere (atm).

  1. Vacuum Tester

 

 

Alat ukur pneumatic vacuum tester

Pada mesin yang memiliki sejumlah silinder, dapat terjadi ketidak seimbangan oleh kondisi dari komponen masing-masing silinder yang tidak sama nama nama timbangan setelah mesin tersebut beroperasi lama dimana keausan keausan akan sangat mempengaruhinya.

Jika proses kerja didalam masing-masing silinder tidak seimbang maka daya mesin (output) tidak akan mencapai maksimal disamping menyebapkan pula boros pemakaian bahan bakar, mesin terlalu panas dsb.

Untuk mendeteksi keseimbangan silinder tersebut dapat digunakan alat yaitu vacuum gauge/vacuum tester. Alat ini dalam pengoperasiannya dihubungkan dengan saluran masuk (intake manifold) dan dengan mematikan satu silinder mesin tersebut secara bergantian dalam keadaan mesin hidup. Satuan alat ukur vacum ini  adalah CmHg atau InHg

 

  1. Radiator Tester

 

 

Alat ukur pneumatic radiator tester

Untuk menjaga agar air pendingin mesin tidak mudah berkurang dalam tempo yang ama, maka kerapatan dari sistem pendingin harus diperiksa. Kebocoran kecil saja dapat mengakibatkan kerusakan yang fatal. Untuk melakukan perawatan dan pendeteksian hal tersebut digunakan alat yang disebut radiator tester. Dalam pengoperasiannya alat ini dapat digunakan 2 hal :

  • Mengetahui kebocoran sistem pendingin

Untuk hal ini alat radiator tester dipasangkan pada lubang pengisian air radiator.

  • Untuk mengetahui kerja dari tutup radiator (katup)

Untuk hal ini tutup radiator dipasangkan pada alat radiator cup tester. Alat ini biasanya menggunakan satuan Kg/Cm2 atau Atm.Jadi radiator tester adalah alat yang berfungsi untuk mengetahui kebocoran dari sistem pendingin. Sedangkan radiator cup tester adalah alat ukur pneumatic yang berfungsi untuk mengetahui kerja dari tutup radiator (katup pada tutup radiator.

 

  1. Tire Pressure Gauge

 

 

 

Alat ukur pneumatic Tyre Pressure Gauge

Kekerasan ban dapat diukur dengan alat pengukur tekanan udara melalui katup udara yang ada apada ban yang bersangkuta (ventil).

Tekanan ban normal sudah ditentukan oleh pabrik pembuat kendaraan melalui buku petun juk khusus. Alat ukur tekanan ban ini disebut “tire pressure gauge” dan umumya menggunakan satuan psi atau kg/cm2.

 

Selain alat ukur pneumatic diatas masih banyak lagi alat ukur pneumatic yang digunakan dalam pekerjaan otomotiv seperti : alat ukur pengisian gas freon pada AC, alat ukur regulator las asitelin/karbid, alat ukur tekanan udara kompresor dan sebagainya yang kesemuanya berdasarkan tekanan atau kevakuman udara/gas.

 

 

BAB III

PENUTUP

  1. KESIMPULAN

–          Pengukuran adalah kegiatan membandingkan suatu besaran yang diukur dengan alat ukur yang digunakan sebagai satuan. Dalam fisika dan teknik ,pengukuran merupakan aktivitas yang membandingkan kuantitas fisik dar iobjek dan kejadian dunia-nyata. Alat  pengukur adalah alat yang digunakan untuk mengukur benda atau kejadian tersebut. Seluruh alat pengukur terkenaerror peralatan yang bervariasi. Bidang ilmu yang mempelajari cara-cara pengukuran.

 

–          Alat ukur pneumatic adalah alat ukur yang bekerja karena pengaruh tekanan ataupun karena adanya perbedaan tekanan pada gas, udara dan zat lain. Atau dapat juga dikatan sebagai alat ukur yang dalam penggunaanya berkaitan/berhubungan dengan tekanan/kevakuman udara/gas.

 

–          Contoh alat ukut pneumatik

  1. Compression tester
  2. Vacuum Tester
  3. Radiator Tester
  4. Tire Pressure Gauge

 

Diposkan oleh Elonesa Winma di 05.31

Kirimkan Ini lewat Email

BlogThis!

Berbagi ke Twitter

Berbagi ke Facebook

Bagikan ke Pinterest

 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

Langganan: Poskan Komentar (Atom)

Home

Makalah

Artikel

Kliping

Lain-lain

Popular Posts

 

UPACARA TRADISIONAL DI JAWA TIMUR

UPACARA-UPACARA ADAT DI JAWA TIMUR 1.       UPACARA ADAT  KASADA, SUKU TENGGER Bagi masyarakat Suku Tengger, Upacara adat adalah sa…

 

UPACARA ADAT TRADISIONAL DI SULAWESI SELATAN

UPACARA ADAT DI SULAWESI SELATAN 1.       RAMBU TUKA Pesona alam Tana Toraja memang terkena…

MAKALAH TENTANG LISTRIK

BAB I PENDAHULUAN A.     LATAR BELAKANG Listrik merupakan kebutuhan manusia yang sangat penting dalam kehidupannya. Banyak perala…

MAKALAH LAGU WAJIB NASIONAL

BAB I PENDAHULUAN A.     LATAR BELAKANG Lagu Perjuangan Indonesia disebut sebagai musik fungsional yaitu musik yang diciptaka…

EKOSISTEM , KOMPONEN ABIOTIK DAN BIOTIK

Macam-macam dalam ekosistem  yaitu ekosistem laut, ekosistem hutan ekosistem laut , ekosistem pantai, dll. berikut ini akan dijelaskan sec…

PERKEMBANGAN ISLAM DIDUNIA

BAB I PENDAHULUAN       A.      Latar Belakang Pada mulanya Islam disebarkan atas perjuangan Nabi Muhammad SAW di Mekah dan Med…

SEJARAH KERAJAAN ISLAM DI MALUKU

SEJARAH KERAJAAN ISLAM DI MALUKU Karena amat kaya akan rempah-rempah, Maluku menjadi sasaran sebagian saudagar-saudagar antar kepulau…

UPACARA TRADISIONAL DI RIAU

UPACARA-UPACARA ADAT DI RIAU 1.       UPACARA   ADAT   BATOBO             Batobo adalah Sebutan untuk kegiatan bergotong r…

 

MAKALAH ALAT UKUR PNEUMATIK

BAB I PENDAHULUAN A.     LATAR BELAKANG Pengukuran adalah penentuan besaran, dimensi, atau kapasitas, biasanya terhadap suatu…

 

CONTOH PERISTIWA QADA DAN QADAR PADA KEHIDUPAN

Qada dan Qadar merupakan suatu ketentuan dari Allah SWT, yang akan terjadi atas kehendak-Nya. Segala sesutu yang terjadi di dunia ini merup…

Blogroll

 

Template Sederhana. Diberdayakan oleh Blogger. nama nama timbangan

 

 

DISTRIBUTOR HERBALIFE
TERMURAH & ORIGINAL
-------------------------------------------------
Untuk order :
HP/SMS/WA : 0813 2011 2028
BBM : 54F4CE77 | Line : ProgramLangsing


PAKET HERBALIFE

Pilihan paket Herbalife yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan


PRODUK HERBALIFE

Produk-produk Herbalife ini sudah bersertifikat FDA, TGA, GMP dari USA & BPOM dari Indonesia. Dan pastinya tidak mudah untuk produk-produk yang bisa mendapatkan sertifikat ini.