cek ideal tubuh

DISTRIBUTOR HERBALIFE
TERMURAH & ORIGINAL
-------------------------------------------------
Untuk order :
HP/SMS/WA : 0813 2011 2028
BBM : 54F4CE77 | Line : ProgramLangsing


PAKET HERBALIFE

Pilihan paket Herbalife yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan


PRODUK HERBALIFE

Produk-produk Herbalife ini sudah bersertifikat FDA, TGA, GMP dari USA & BPOM dari Indonesia. Dan pastinya tidak mudah untuk produk-produk yang bisa mendapatkan sertifikat ini.


MENGUKUR STATUS GIZI cek ideal tubuh DENGAN INDEKS MASA TUBUH (IMT)

Status gizi merupakan keadan kesehatan tubuh seseorang atau sekelompok orang yang diakibatkan

oleh konsumsi, penyerapan (absorbsi), dan pengunan (utilzation) zat gizi makanan. Status gizi seseorang

tersebut dapat diukur dan diases (dinilai). Dengan menilai status gizi seseorang atau sekelompok orang, maka

dapat diketahui apakah seseorang atau sekelompok orang tersebut status gizinya tergolong normal ataukah tidak normal.

 

Antropometri adalah pengukuran bagian-bagian tubuh. Perubahan dalam dimensi-dimensi tubuh

merefleksikan keadan kesehatan dan kesejahteran seseorang atau penduduk tertentu. Antropometri digunakan untuk menilai dan memprediksi status gizi, performan, kesehatan dan kelangsungan hidup seseorang dan merefleksikan keadan sosial ekonomi atau kesejahreran penduduk. cek ideal tubuh Antropometri merupakan pengukuran status gizi yang sangat luas digunakan. Alasan pengunan antropometri yang luas tersebut adalah :

  1. Kehandalanya dalam menilai dan memprediksi status gizi dan masalah kesehatan dan sosial ekonomi.
  2. Mudah digunakan dan relatif tidak mahal.
  3. Alat ukur yang non-invasive (tidak membuat rauma bagi orang yang diukur).

 

Ukuran yang biasa digunakan adalah tingi badan (atau panjang badan), berat badan, lengkar lengan atas, dan umur. Tingi dan berat badan paling sering digunakan dalam pengukuran karena dapat membantu mengevaluasi pertumbuhan anak-anak dan menentukan status gizi orang dewasa. Indeks masa tubuh (IMT) merupakan indikator yang paling sering digunakan untuk mendeteksi masalah gizi pada seseorang. cek ideal tubuh Antropometri dapat digunakan untuk berbagai tujuan, tergantung pada indikator antropometri yang

dipilh. Sebagai contoh, indeks masa tubuh (IMT) merupakan indikator kekurusan dan kegemukan.

Pengukuran IMT merupakan cara yang paling murah dan mudah dalam mendeteksi masalah kegemukan di

suatu wilayah. Masalah kegemukan sekarang ini semakin meningkat dengan semakin meningkatnya

kesejahteran masyarakat dan peningkatan kemajuan teknologi yang memungkinkan aktivitas masyarakat

semakin rendah. Peningkatan masalah kegemukan ini sat erat kaitanya dengan berbagai penyakit kronis

degeneratif, seperti hipertensi, diabetes, penyakit jantung koroner, kanker, dl.

 

Bagaimana mengukur IMT?

Pengukuran IMT dapat dilakukan pada anak-anak, remaja maupun orang dewasa. Pada anak-anak dan

remaja pengukuran IMT sangat terkait dengan umurnya, karena dengan perubahan umur terjadi perubahan

komposisi tubuh dan densitas tubuh. Karena itu, pada anak-anak dan remaja digunakan indikator IMT menurut umur, biasa disimbolkan dengan IMT/U.

 

IMT adalah perbandingan antara berat badan dengan tingi badan kuadrat. Cara pengukuranya adalah

pertama-tama ukur berat badan dan tingi badanya. Selanjutnya dihitung IMT-nya, yaitu :

 

              Berat badan (kg)

IMT = ———————–

              Tingi badan 2 (meter)

 

Dimana :berat badan dalam satuan kg, sedangkan tingi badan dalam satuan meter.Untuk menentukan status gizi anak balita (usia 0-60 bulan), nilai IMT-nya harus dibandingkan dengan nilai IMT standar WHO 2005 (WHO, 2006); sedangkan pada anak dan remaja usia 5-19 cek ideal tubuh tahun nilai IMT-nya harus dibandingkan dengan referensi WHO/NCHS 2007 (WHO, 2007). Pada sat ini, yang paling sering dilakukan untuk menyatakan indeks tersebut adalah dengan Z-skor atau persentil.

 

 Z-skor : deviasi nilai seseorang dari nilai median populasi referensi dibagi dengan simpangan baku populasi

referensi.

 Persentil : tingkatan posisi seseorang pada distribusi referensi (WHO/NCHS), yang dijelaskan dengan nilai

seseorang sama atau lebih besar daripada nilai persentase kelompok populasi.

 

Z-skor paling sering digunakan. Secara teorits, Z-skor dapat dihitung dengan cara berikut :

 

                Nilai IMT yang diukur – Median Nilai IMT (referensi)

Z-Skor = ——————————————————-

                Standar Deviasi dari standar/referensi

 

Bagaimana klasifikasi status gizinya?. Klasifikasi dapat dilakukan menurut berbagai lembaga. Klasifikasi

WHO agak sedikit berbeda dengan klasifikasi menurut Kementerian Kesehatan RI. Klasifikasi status gizi pada IMT yang dihitung dengan mengunakan Z-skor menurut WHO dapat dilhat pada Tabel 1 berikut :

 

Tabel 1. Klasifikasi IMT menurut WHO

Nilai Z-skor                                  Klasifikasi

z-skor ≥ +2                                  Overweight (kelebihan berat badan atau gemuk)

-2 < z-skor < +2                           Normal

-3 < z-skor < -2                            Kurus

z-skor < -3                                    Sangat kurus

 

Klasifikasi menurut Kemenkes RI (2010) dibedakan pada kelompok usia 0-60 bulan dengan kelompok usia

5-18 bulan. Klasifikasi IMT untuk usia 0-60 bulan disajikan pada Tabel 2, sedangkan klasifikasi IMT untuk

anak usia 5-18 tahun disajikan pada Tabel 3.

 

Tabel 2. Klasifikasi IMT menurut Kemenkes RI 2010 untuk anak usia 0-60 bulan

Nilai Z-skor                                    Klasifikasi

z-skor ≥ +2                                    Gemuk

-2 < z-skor < +2                            Normal

-3 < z-skor < -2                             Kurus

z-skor < -3                                     Sangat kurus

 

Tabel 3. Klasifikasi IMT menurut Kemenkes RI 2010 untuk anak usia 5-18 tahun

Nilai Z-skor                                    Klasifikasi

z-skor ≥ +2                                    Obesitas

+1 < z-skor < +2                            Gemuk

-2 < z-skor < +1                             Normal

-3 < z-skor < -2                              Kurus

z-skor < -3                                      Sangat kurus

 

Sekarang untuk menghitung z-skor IMT/U tersebut cek ideal tubuh  bukan hal yang susah lagi. Kemajuan teknologi

mempermudah hal itu. Software-nya sudah tersedia di web WHO. Untuk usia 0-60 bulan bisa diunduh disini

htp:/www.who.int/childgrowth/software/en/ dan untuk usia 5-19 tahun bias diunduh disini htp:/www.who.int/growthref/tols/en/ Pada orang dewasa, pengukuran status gizi dilakukan dengan mengunakan indeks masa tubuh (IMT). Perhitungan IMT sama seperti diatas. Hasilnya dibandingkan cek ideal tubuh dengan nilai tik batas IMT menurut WHO atau Departemen Kesehatan RI, yang nilai tik batasnya disajikan pada

Tabel 4 dan Tabel 5. Pada orang dewasa faktor umur tidak dipertimbangkan dalam menghitung IMT. Pada orang dewasa biasanya tingi badanya tidak relatif stabil, sehinga variasi yang terjadi hanya pada berat badanya.

 

Tabel 4. Klasifikasi IMT Dewasa menurut WHO

Klasifikasi                        Interpretasi

< 16,0                             Severe thines

16,0 – 16,9                     Moderate thines

17,0 – 18,49                   Mild thines

18,50 – 24,9                   Normal

25,0 – 29,9                     Grade 1 overweight

30,0 – 39,9                     Grade 2 overweight

≥ 40,0                             Grade 3 overweight

 

Tabel 5. Klasifikasi IMT Dewasa menurut Kemenkes RI (2003)

Kategori IMT                      Klasifikasi

< 17,0                                 Kurus (kekurangan berat badan tingkat berat)

17,0 – 18,4                         Kurus (kekurangan berat badan tingkat ringan)

18,5 – 25,0                         Normal

25,1 – 27,0                         Kegemukan (kelebihan berat badan tingkat ringan)

> 27,0                                Gemuk (kelebihan berat badan tingkat berat)

 

Kelemahan cek ideal tubuh pengunan IMT

Pengunan IMT mempunyai kelemahan. Kelemahan yang terjadi adalah dalam menentukan obesitas. Kita tahu bahwa obesitas adalah kelebihan lemak tubuh. IMT hanya mengukur berat badan dan tingi badan. Kelebihan berat badan tidak selalu identik dengan kelebihan lemak. Berat cek ideal tubuh badan terdiri dari lemak, air, otot (protein), dan mineral. Pada seorang yang sangat aktif, misalkan olahragawan, maka biasanya komposisi lemak tubuhnya relatif rendah dan komposisi ototnya relatif tingi. Pada orang yang sangat aktif IMT yang

tingi tidak berarti kelebihan lemak tubuh atau bukan obes.

 

3G (dari bahasa Inggris: third-generation technology) merupakan sebuah standar yang ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU) yang diadopsi dari IMT-2000[1] untuk diaplikasikan pada jaringan telepon seluler. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada perkembangan teknologi telepon nirkabel versi ke-tiga.[2] Melalui 3G, pengguna telepon seluler dapat memiliki akses cepat ke internet dengan bandwidth sampai 384 kilobit setiap detik ketika alat tersebut berada cek ideal tubuh pada kondisi diam atau bergerak secepat pejalan kaki.[2]. Akses yang cepat ini merupakan andalan dari 3G yang tentunya mampu memberikan fasilitas yang beragam pada pengguna seperti menonton video secara langsung dari internet atau berbicara dengan orang lain menggunakan video.[3] 3G mengalahkan semua pendahulunya, baik GSM maupun GPRS.[4] Beberapa perusahaan seluler dunia akan menjadikan 3G sebagai standar baru jaringan nirkabel yang beredar di pasaran ataupun negara berkembang.[5]

 

Daftar isi  [sembunyikan]

1              Sejarah

2              Pengembang resmi 3G di Indonesia

3              Definisi

4              Teknologi 3G

5              Perkembangan 3G[7]

5.1          Secara evolusioner

5.2          Secara revolusioner

6              Kemajuan 3G

6.1          3G ke 3,5G

6.2          3G ke 4G

7              Salah paham tentang 3G

DISTRIBUTOR HERBALIFE
TERMURAH & ORIGINAL
-------------------------------------------------
Untuk order :
HP/SMS/WA : 0813 2011 2028
BBM : 54F4CE77 | Line : ProgramLangsing


PAKET HERBALIFE

Pilihan paket Herbalife yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan


PRODUK HERBALIFE

Produk-produk Herbalife ini sudah bersertifikat FDA, TGA, GMP dari USA & BPOM dari Indonesia. Dan pastinya tidak mudah untuk produk-produk yang bisa mendapatkan sertifikat ini.


8              Referensi

9              Bacaan lanjutan

10           Pranala luar

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pada dasarnya perkembangan teknologi komunikasi ini disebabkan oleh keinginan untuk selalu memperbaiki kinerja, kemampuan dan efisiensi dari teknologi generasi sebelumnya. Ada pun perkembangan teknologi nirkabel dapat dirangkum sebagai berikut:

 

Generasi pertama: analog, kecepatan rendah (low-speed), cukup untuk suara. Contoh: NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System). Dimulai pada awal 1980-an sebagai bagian komersil dari AMPS. Menggunakan format FDMA (Frequency Division Multiple Access) yang membawa suara analog sebesar 800 MHz pita frekuensi.[6]

Generasi kedua: digital, kecepatan rendah – menengah. Contoh: GSM dan CDMA2000 1xRTT. Berkembang di awal 1990-an saat operator seluler mengeluarkan 2 macam standar suara digital, GSM dan CDMA, di mana GSM menggunakan sistem TDMA (Time Division Multiple Access) yang mampu cek ideal tubuh mengirimkan panggilan sampai 8 saluran di pita 900 dan 1800 MHz, sedangkan CDMA sendiri adalah singkatan dari (Code Division Multiple Access) yang mampu mengirimkan sinyal panggilan sampai 16 saluran di pita frekuensi 800 MHz.[6]

Generasi ketiga: digital, kecepatan tinggi (high-speed), untuk pita lebar (broadband). Contoh: W-CDMA (atau dikenal juga dengan UMTS) dan CDMA2000 1xEV-DO. 3G merupakan terobosan dalam pengiriman paket data yang memungkinkan berbagai aplikasi jaringan diterapkan. Dengan kata lain, 3G menghadirkan sebuah perubahan evolusioner dalam kecepatan pemindahan data.[6]

Pengembang resmi 3G di Indonesia[sunting | sunting sumber]

Setelah masuk ke Indonesia, 3G menjadi incaran perusahaan telekomunikasi. Setelah melalui perlelangan oleh Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi, terpilih 3 perusahaan seluler yang memiliki lisensi untuk mengembangkan 3G di Indonesia, diantaranya:

 

INDEKS MASSA TUBUH – Standar Ukuran Sehat?

By mutmanJune 26, 2013Artikel Kesehatan, UncategorizedNo Comments

 0  

lingkar-pinggang

Angka IMT (Indeks Massa Tubuh) memang bermanfaat sebagai pengukuran standar

kategori badan kita. Namun IMT semata tidak bisa dijadikan patokan untuk

menyatakan seseorang sehat atau tidak. Ada banyak faktor yang mempengaruhi

kesehatan seseorang, dan walaupun berat badan berperan besar, tapi bukan

berarti orang yang kurus (yang IMTnya normal) pasti lebih sehat daripada mereka

yang IMTnya diatas normal.

Usia dan IMT: Ukuran IMT ideal dapat bergeser seiring usia.

“Orang-orang yang lebih tua kemungkinan seharusnya punya lemak sedikit

lebih banyak di tubuhnya – tidak obesitas, mereka tidak boleh mencapai angka 30

untuk IMTnya,” jelas Richard L. Atkinson, MD, direktur Obetech Obesity Research Center di

Richmond, AS. Tapi, tambahnya, di usia senja, orang-orang yang “sedikit

gemuk” cenderung memiliki tingkat survival

lebih tinggi dibanding orang-orang  yang

kurus. Belum jelas diketahui alasannya, tapi ini mungkin berkaitan dengan memiliki

cadangan untuk dipakai ketika memerangi penyakit. Namun, sulit untuk

mengatakannya secara pasti karena ada banyak faktor yang mempengaruhi kesehatan

seseorang.

IMT Besar Namun Tetap Sehat?

 

Scott Kahan, MD, MPH, direktur National Center for Weight and Wellness di Washington, D.C., dan

seorang anggota fakultas George

Washington University School of Medicine, melihat beberapa orang yang gemuk

namun sehat; IMT mereka tidak benar-benar mencerminkan risiko kesehatan mereka. Para periset menggambarkan orang seperti ini sebagai “OSM,”

or “Obes Sehat secara Metabolisme,” kata Kahan. “Mereka gemuk, angka

IMT mereka menempatkan mereka pada kategori obesitas, namun pada tiap level yang

kita lihat, kesehatan mereka sebenarnya bagus. Kolesterol dan tekanan darah

mereka sangat bagus, gula darah mereka baik. Mereka tampaknya tidak punya efek

kesehatan apapun dari kelebihan berat badan mereka.”

Mengukur IMT hanyalah titik awal ketika pasien datang ke

fasilitas Kahan. Ada banyak cara lain untuk menilai lemak tubuh dan risiko

kesehatan, tambahnya.

 

Dimana Lemak di

Badanmu?

Apakah badanmu lebih mirip dengan bentuk apel, atau pir? Lokasi lemakmu dapat

membuat perbedaan pada kesehatanmu.

Tentu saja ada pengecualian, tapi umumnya, adalah lemak perut, atau bentuk

“apel”, yang secara metabois lebih berisiko. Ketika lemak berkumpul

di sekitar pinggang dan bukan di sekitar pinggul, risiko terhadap penyakit

kardiovaskular dan diabetes tipe 2 lebih besar, menurut NIH (National

Institutes of Health).

“Secara metabolis, ini cenderung merupakan lemak aktif, atau lemak yang

mengacaukan metabolismemu dan juga parameter kesehatanmu dan pada akhirnya akan

menyebabkan risiko yang lebih besar,” ujar Kahan.

Dapatkan konsultasi kesehatan dengan konsultan kami dari smart detox, hanya dengan 20 – 40 hari anda akan cek ideal tubuh mendapatkan kesehatan dengan berat badan yang ideal. kontak Mufti 08121059195

Lemak yang terakumulasi di pinggul dan paha — bentuk “pir” —

potensi bahayanya lebih tidak sebesar bentuk apel. “Banyak perempuan yang

memiliki obesitas di tubuh bagian bawah, jadi pinggul dan paha mereka lebih

besar, tapi pinggang mereka tidak terlalu lebar,” ujar Atkinson lagi. Lemak

di tubuh bagian bawah tidak tidak membawa risiko yang sama dengan lemak perut,

tambahnya.

 

Cara Lain untuk Mengukur

 

Ada pengukuran apalagi selain IMT? Kamu mungkin mau

mengambil meteran kainmu.

Ukuran Pinggang: Ini mudah sekali: lilitkan meteran di

pinggangmu. Untuk pengukuran pinggang yang akurat, Kahan mengatakan untuk

melilitkan meteran tersebut di sekeliling pinggangmu, di ujung atas tulang

panggul di punggung bawah dan melintasi pusarmu.

Laki-laki harus memiliki ukuran tidak lebih dari 99-101 cm, untuk

perempuan tidak lebih dari 85 cm, jelas Atkinson.

Tentu ada perbedaan bagi ras-ras tententu. Misalnya, Joslin Diabetes Center menyatakan bahwa

laki-laki Asia harus menjaga lingkar pinggang mereka tidk lebih dari 90 cm; dan

untuk perempuan Asia tidak lebih dari 80 cm.

Apakah cara ini berguna? Ya. “Data menunjukkan bahwa

pengukuran lingkar pinggang dapat menjadi sangat bermanfaat,” kata Kahan.

Rasio Pinggang dan Tinggi Badan: Pengukuran ini membandingan

ukuran pinggang dan tinggimu. Cara ini bisa jadi lebih berguna dibanding hanya ukuran

pinggang saja, menurut Kahan. Tujuannya adalah supaya lingkar pinggangmu lebih

kecil dari setengah tinggi badanmu.

Rasio Pinggang dan Pinggul: Cara ini membandingkan ukuran

pinggangmu dengan ukuran pinggulmu. Kahan tidak merekomendasikan metode ini.

“Kita memiliki data yang baik bahwa menggunakan rasio pinggang dan pinggul

tidak lebih berharga dibandingakan hanya menggunakan pengukuran pinggang,”

jelasnya.

Timbangan impedansi bioelektrik: Timbangan ini mengirim arus

listrik ke tubuh untuk menilai lemak dan massa ramping tubuh. Cara ini dapat

berguna menurut Atkinson.

Ada juga metode lain yang lebih baik untuk mengukur lemak

tubuh, seperti MRI dan DEXA. Namun bagi kebanyakan orang, cara ini tidak

praktis. “Cara ini memang lebih akurat, tapi juga jauh lebih mahal dan

lebih sulit untuk dilakukan, jadi  kedua cara

ini bukanlah pilihan yang baik,” tambah Kahan.

Ternyata ada banyak cara untuk mengukur dan mengetahui

seberapa sehat seseorang dilihat dari ukuran dan bentuk fisiknya. Ternyata IMT semata

memang tidak bisa dijadikan patokan untuk menyatakan seseorang sehat atau

tidak. Ada banyak faktor yang mempengaruhi kesehatan seseorang, dan walaupun

berat badan berperan besar, tapi bukan berarti orang yang kurus (yang IMTnya

normal) pasti lebih sehat daripada mereka yang IMTnya diatas normal.

 

Artikel sebelumnya: Senam di rumah mencegah stress

Share this:

Click to share on Twitter (Opens in new window)Share on Facebook (Opens in new window)Click to share on Google+ (Opens in new window)Click to share on Pinterest (Opens in new window)

Related

10 FAKTOR PENENTU UMUR PANJANG

June 28, 2013

In “Artikel Kesehatan”

Kenaikan Berat Badan Hamil yang Ideal

September 1, 2013

In “Artikel Kesehatan”

MANAJEMEN PENURUNAN BERAT BADAN

July 20, 2013

In “Artikel Kesehatan”

Leave a Reply

Your email address will not be published.

 

Name *

Email *

Website

 

Submit Comment

 Notify me of follow-up comments by email.

 Notify me of new posts by email.

Banner 300 x 460 widget kanan

RECENT POSTS EXTRA

 

BARBEL

Setelah Olahraga Lapar? Program Dietnya Bagaimana?

March 15, 2016

makan malam malam

Kurang Tidur bisa Bikin Gemuk?

March 15, 2016

gula ditabur

Gula Penyebab Utama Diabetes, Benarkah?

March 15, 2016

no eat

Sedang Diet Tapi Lapar Mata, Boleh gak ya?

March 13, 2016

makanan-berlemak

Gaya Hidup vs Racun Tubuh

March 1, 2016

RECENT POSTS

 

Setelah Olahraga Lapar? Program Dietnya Bagaimana?

Kurang Tidur bisa Bikin Gemuk?

Gula Penyebab Utama Diabetes, Benarkah?

Sedang Diet Tapi Lapar Mata, Boleh gak ya?

Gaya Hidup vs Racun Tubuh cek ideal tubuh

DISTRIBUTOR HERBALIFE
TERMURAH & ORIGINAL
-------------------------------------------------
Untuk order :
HP/SMS/WA : 0813 2011 2028
BBM : 54F4CE77 | Line : ProgramLangsing


PAKET HERBALIFE

Pilihan paket Herbalife yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan


PRODUK HERBALIFE

Produk-produk Herbalife ini sudah bersertifikat FDA, TGA, GMP dari USA & BPOM dari Indonesia. Dan pastinya tidak mudah untuk produk-produk yang bisa mendapatkan sertifikat ini.