cara ukur bmi

DISTRIBUTOR HERBALIFE
TERMURAH & ORIGINAL
-------------------------------------------------
Untuk order :
HP/SMS/WA : 0813 2011 2028
BBM : 54F4CE77 | Line : ProgramLangsing


PAKET HERBALIFE

Pilihan paket Herbalife yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan


PRODUK HERBALIFE

Produk-produk Herbalife ini sudah bersertifikat FDA, TGA, GMP dari USA & BPOM dari Indonesia. Dan pastinya tidak mudah untuk produk-produk yang bisa mendapatkan sertifikat ini.


IPS Geografi – Kekuatan gempa cara ukur bmi yang sedang terjadi bias

 

 

 

 

diukur dengan alat tertentu. Satu satunya alat yang digunakan untuk mengukur kuat lemahnya gempa bumi adalah seismograf. Berdasarkan arah getaran yang diukur, seismograf dibedakan menjadi dua macam, yaitu: cara ukur bmi Apa yang dimaksud dengan Seismograf horisontal ? yaitu jenis seismograf yang mencatat kekuatan gempa atau getaran bumi dengan arah horizontal atau mendatar Apa yang dimaksud dengan Seismograf Vertikal ? yaitu jenis seismograf yang mencatat getaran bumi dengan arah vertikal.

Besaran gempa didasarkan pada amplitudi gelombang tektonik dan dicatat oleh alat yang bernama seismograf  dengan menggunakan Skala Rchter.

 WHO memberikan suatu cara untuk menentukan berat badan ideal berdasarkan Body Mass Index (BMI) atau Indeks Massa Tubuh (IMT).

 

Apa itu BMI?

 

BMI atau Body Mass Index (Indeks Massa Tubuh) merupakan sebuah pengukuran yang membandingkan berat badan dengan tinggi badan. BMI bermanfaat untuk mengukur prosentase lemak tubuh dan mengestimasikan berat badan yang ideal bagi tiap orang. Teknik ini ditemukan pada cara ukur bmi pertengahan abad ke-10 di Belgia oleh Lambert Adolphe Jacques Quetelet. Melalui kualitas berat seseorang, BMI membantu untuk menganalisa ukuran tubuh secara keseluruhan dan bahkan bisa membantu dalam mengidentifikasi kemungkinan adanya penyakit tertentu.

 

Cara Menghitung  BMI

 

BMI dapat dihitung dengan rumus: Berat badan (kg) dibagi tinggi badan (m).

 

BMI = BERAT BADAN (KG)/TINGGI (m)2

 

Contoh Menghitung Indeks Body Mass Index (BMI):

 

Contoh:  Berat badan Anda adalah 77 kg dan tinggi Anda adalah 176 cm. Maka BMI Anda  adalah 77/(1,76)² = 24.86 kg/m². Dengan nilai 24,86 kg/m2 Anda termasuk dalam kategori normal.

 

Klasifikasi BMI

 

Terdapat perbedaan kategori dalam kriteria WHO dan WHO Asia Pasifik.  Kriteria Asia Pasifik diperuntukkan untuk orang-orang yang berdomisili di daerah Asia, karena Index Massa Tubuh orang Asia  lebih kecil sekitar 2-3 kg/m2 dibanding orang Afrika, orang Eropa, orang Amerika, ataupun orang Australia.

 

Klasifikasi BMI Menurut WHO (1998)

Kategori

 

BMI (kg/m2)

 

Risiko Penyakit Penyerta

 

Underweight     < 18.5 kg/m2      Rendah (tetapi risiko terhadap masalah-masalah klinis lain meningkat)

Batas Normal     18.5 – 24.9 kg/m2             Rata-rata

Overweight:      > 25       

Pre-obese           25.0 – 29.9 kg/m2             Meningkat

Obese I 30.0 – 34.9kg/m2              Sedang

Obese II               35.0 – 39.9 kg/m2             Berbahaya

Obese III              > 40.0 kg/m2      Sangat Berbahaya

 Klasifikasi WPRO (2000)

Klasifikasi WHO Western Pacific Region ini merupakan kriteria WHO yang telah disesuaikan untuk pengukuran BMI orang Asia termasuk Indonesia

 

Kategori

 

BMI (kg/m2)

 

Risiko Penyakit Penyerta

 

Underweight     < 18.5 kg/m2      Rendah (tetapi risiko terhadap masalah-masalah klinis lain meningkat)

Batas Normal     18.5 – 22.9 kg/m2             Rata rata

Overweight:      > 23       

At Risk  23.0 – 24.9 kg/m2             Meningkat

Obese I 25.0 – 29.9kg/m2              Sedang

Obese II               > 30.0 kg/m2      Berbahaya

Manfaat cara ukur bmi BMI

 

Menurut dr. Ekky M. Rahardja, MS, SpGK, Dokter Spesialis Gizi Klinik dari Rumah Sakit Royal Taruma, Body Mass Index merupakan suatu metode pengukuran yang dapat digunakan untuk mengetahui apakah seseorang itu memiliki berat badan yang ideal atau tidak.  BMI Juga bisa digunakan untuk mengetahui cara ukur bmi kondisi total lemak tubuh dan risiko penyakit metabolik. Namun  dokter Ekky menambahkan nilai BMI yang didapat tidak tergantung pada umur dan jenis kelamin. ”Keterbatasan BMI adalah tidak dapat digunakan bagi anak-anak yang dalam masa pertumbuhan, wanita hamil, dan orang yang sangat berotot, contohnya atlet,” ujar dr. Ekky.

 

Nah, bagaimana dengan BMI Anda? Apakah masuk dalam kategori kurang berat, normal, atau kelebihan berat badan dan obesitas? Jika anda mengalami kelebihan berat dan dan obesitas, Anda harus waspada karena sangat berisiko bagi kesehatan Anda terutama terserang penyakit seperti penyakit jantung, diabetes atau kencing manis, dan stroke. So, BMI adalah alarm peringatan bagi kesehatan tubuh Anda!

 

 

 

 

 

Bagaimana cara gemuk yang sehat

Anda sering merasa risih dengan anggapan orang-orang bahwa tubuh Anda terlalu kurus? hingga Anda ingin tahu bagaimana cara gemuk ?

 

Eiits..jangan terburu-buru dulu menggemukan badan atau mencari cara gemuk jika Anda belum paham beberapa hal ini.

 

  1. Coba ukur BMI (Body Mass Index) Anda? apakah masuk Ideal atau kurus? ini caranya menghitung BMI, yaitu Berat Badan (dalam kilogram) dibagi Tinggi Badan (dalam meter) dan dikuadratkan. Jika hasilnya antara 18 – 23 artinya Anda ideal, dan jika dibawah 18, artinya Anda kurus.

 

  1. Apakah tubuh Anda yang ‘dianggap kurus’ itu, tidak bugar dan tidak sehat yang Anda rasakan?

 

  1. Apakah selama ini yang menganggap Anda kurus adalah diri sendiri atau hanya karena orang sekedar bersimpati kepada Anda dan akhirnya berucap dengan sesuatu yang bukan sebenarnya?

 

Justru seringkali yang saya amati dari mereka yang mencari cara gemuk adalah kondisi:

 

  1. BMI mereka sebenarnya normal, yaitu dikisaran 18-23

 

  1. Mereka justru lebih bugar, energik dan sehat di BMI-nya.

 

  1. Kebanyakan orang menunjukan simpati dengan cara yang keliru dan tidak sebenarnya, hanya karena ‘tidak tahu harus berkomentar apa’ akhirnya seringkali mereka hanya bisa mengkritik tubuh seseorang yang justru sebenarnya normal, ideal, tetapi karena mereka tidak ada topik lain.

 

Nah setelah membaca artikel ini, apakah Anda betul-betul kurus dan ingin mencari cara gemuk ? atau akhirnya Anda sadar bahwa sebenarnya Anda memiliki tubuh di BMI yang normal, dan sebenarnya Anda ideal, sehat, dan energik dengan tubuh Anda ini, tetapi karena sebenarnya pikiran Anda saja yang ‘menganggap’nya belum ideal ?

 

Abaikan kritik orang lain, yang tahu tentang diri Anda adalah diri Anda sendiri.

 

Tunggu artikel saya selanjutnya; “Jika BMI saya dibawah 18, Bagaimana Membuatnya Ideal?”, mau ?

 

KETERBATASAN INDEKS MASSA TUBUH

ARTICLE, HEALTH & cara ukur bmi NUTRITION

Indeks masa tubuh merupakan salah satu indikator yang digunakan untuk mengukur status gizi orang dewasa. Walaupun demikian, apakah rumus ini juga dapat digunakan untuk semua kondisi fisik seperti orang yang aktif berolahraga, atlet, remaja dan ibu hamil? Mari kita simak penjelasan berikut.

BMI

DISTRIBUTOR HERBALIFE
TERMURAH & ORIGINAL
-------------------------------------------------
Untuk order :
HP/SMS/WA : 0813 2011 2028
BBM : 54F4CE77 | Line : ProgramLangsing


PAKET HERBALIFE

Pilihan paket Herbalife yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan


PRODUK HERBALIFE

Produk-produk Herbalife ini sudah bersertifikat FDA, TGA, GMP dari USA & BPOM dari Indonesia. Dan pastinya tidak mudah untuk produk-produk yang bisa mendapatkan sertifikat ini.


Dibalik kelebihan yang telah dijelaskan pada artikel sebelumnya, ternyata rumus IMT ini memiliki beberapa kekurangan, yaitu tidak mengukur lemak tubuh secara langsung dan tidak berlaku untuk anak-anak pada masa pertumbuhan / remaja, ibu hamil, dan atlet atau orang yang aktif berolahraga walaupun usianya sudah di atas 18 tahun.

IMT

Pengukuran IMT pada olahragawan pada umumnya akan menghasilkan rasio yang tinggi, sehingga ketika diklasifikasikan / dikategorikan, akan merujuk pada overweight bahkan obesitas. Hal tersebut dikarenakan olahragawan memiliki jumlah otot yang lebih banyak. Otot memiliki massa yang lebih berat dibandingkan dengan lemak. Dengan demikian, berat badan yang akan terbaca pada timbangan akan lebih tinggi dan menghasilkan rasio yang besar. Rasio yang besar ini (>24,99 kg/m2) akan dikategorikan menjadi overweight hingga obesitas.

Hubungan BMI dengan jarak lari

Penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi nilai IMT atlet lari semakin pendek jarak lari yang di tempuh. Pelari dengan BMI normal cenderung dapat menempuh jarak yang lebih panjang dibandingkan dengan pelari yang memiliki IMT lebih. IMT yang lebih cenderung memiliki massa tubuh yang lebih berat. Dengan demikian gaya yang dihasilkan akan lebih lambat dan energi yang diperlukan untuk mengahasilkan kerja juga lebih besar. Pada akhirnya pelari dengan IMT lebih akan lebih mudah merasa lelah.

Ibu Hamil

Rumus IMT juga tidak berlaku pada ibu hamil. Berat badan pada ibu hamil akan mengalami peningkat dibandingkan sebelumnya sehingga apabila dilakukan pengukuran status gizi menggunakan rumus IMT hasilnya akan cenderung melebihi normal (overweight-obese). Peningkatan berat badan ini bukan semata-mata status gizi ibu yang lebih, melainkan di dalam perut ibu juga terdapat janin yang turus tubuh dan berkembang hingga proses persalinan. Ibu akan mengonsumsi banyak makanan untuk mencukupi kebutuhan sang bayi. Dengan demikian berat badan ibu akan bertambah karena makan lebih banyak dari biasanya disertai penambahan berat bayi yang berada di dalamnya.

Hal yang sama dengan atlet dan ibu hamil juga terjadi pada remaja karena status gizi tidak dapat digambarkan dengan menghitung IMT saja. Tolak ukur IMT yang digunakan pada remaja tidaklah sama dengan dewasa, walaupun cara menghitungnya sama. IMT pada remaja perlu dibedakan cara ukur bmi berdasarkan umur dan jenis kelamin. Hal ini dikarenakan pada anak perempuan dan laki-laki memiliki jumlah perubahan lemak tubuh yang berbeda-beda setiap golongan umur, sehingga membutuhkan perhitungan tersendiri untuk mengetahui status gizinya.

 

Kesimpulan

penilaian status gizi menggunakan IMT pada atlet / olahragawan, ibu hamil, dan remaja belum cukup untuk menggambarkan status gizi. Perlu ditunjang dengan pengukuran antropometri lainnya (massa lemak, massa otot, total body water, dll), pengecekan klinis, dan pengecekan biokimia. Semoga bermanfaat

Writer                                : Anisyah Citra, S.gz

Editor & proofreader         : Jansen Ongko, Msc, Rd

Referensi:

About Adult BMI. Tersedia pada http://www.cdc.gov/healthyweight/assessing/bmi/adult_bmi/index.html

Sedeaud A, Marck A,  Dor F, Schipman J, Dorsey M,  Haida A, Berthelot G, Toussaint JF. 2014. BMI, a Performance Parameter for Speed Improvement. PLoS One Vol 9 (2) doi:  10.1371/journal.pone.0090183 . Tersedia pada http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3934974/

Body Mass Index (BMI)

DEFINISI

Body Mass Index (BMI) merupakan suatu pengukuran yang menunjukkan hubungan antara berat badan dan tinggi badan. BMI merupakan suatu rumus matematika dimana berat badan seseorang (dalam kg) dibagi dengan tinggi badan (dalam cm). BMI lebih berhubungan dengan lemak tubuh dibandingkan dengan indikator lainnya untuk tinggi badan dan berat badan.

 

Seseorang dengan BMI 25-29,9 dikatakan mengalami kelebihan berat badan (overweight), sedangkan seseorang dengan BMI 30 atau lebih dikatakan mengalami obesitas.

 

BMI bisa memperkirakan lemak tubuh, tetapi tidak dapat diartikan sebagai persentase yang pasti dari lemak tubuh. Hubungan antara lemak dan BMI dipengaruhi oleh usia dan jenis kelamin. Wanita lebih mungkin memiliki persentase lemak tubuh yang lebih tinggi dibandingkan pria dengan nilai BMI yang sama. Pada BMI yang sama, orang yang lebih tua memiliki lebih banyak lemak tubuh dibandingkan orang yang lebih muda.

 

BMI yang sehat untuk dewasa adalah 18,5-24,9. BMI yang tinggi merupakan suatu ramalan kematian karena penyakit jantung dan pembuluh darah. Diabetes, kanker, tekanan darah tinggi dan osteoartritis juga merupakan akibat dari overweight dan obesitas yang sering ditemukan pada dewasa. Obesitas sendiri merupakan faktor resiko yang kuat dari kematian dini.

 

Interpretasi nilai BMI untuk dewasa, tanpa memperhatikan umur maupun jenis kelamin:

Underweight (berat badan kurang) : BMI dibawah 18,5

Overweight (kelebihan berat badan) : BMI 25-29.9

Obesitas : BMI 30 atau lebih.

Rumus BMI

BMI = Berat badan (kg) : Tinggi badan (m)

atau

BMI = Berat badan (kg) : Tinggi badan (cm) : Tinggi badan (cm) x 10.000

 

Contoh; seseorang dengan berat badan 95,3 kg dan tinggi 182,9 cm memiliki BMI = 95,3 : 182,9 : 182,9 x 10.000 = 28,5

 

 

Tabel BMI

 

BMI berdasarkan usia.

Sejalan dengan pertumbuhannya, maka lemak tubuh anak-anak berubah dari tahun ke tahun. Interpretasi BMI tergantung kepada usia anak, selain itu lemak tubuh anak perempuan dan anak laki-laki berbeda. Karena itu untuk anak-anak tersedia 2 grafik yang berbeda untuk perempuan dan laki-laki.

 

Setiap grafik dari CDC untuk BMI berdasarkan umur terdiri dari serangkaian garis lengkung yang menunjukkan cara ukur bmi persentil tertentu. BMI menurun selama masa pra-sekolah, lalu meningkat pada masa dewasa.

 

 

Grafik BMI berdasarkan usia untuk anak laki-laki

Contoh 1

Perhatikan BMI untuk anak laki-laki pada persentil 95

Usia       BMI        Persentil

2 tahun 19,3        95

4 tahun 17,8        95

9 tahun 21,0        95

13 tahun              25,1        95

 

Pada contoh di atas, kita dapat melihat bahwa BMI anak laki-laki pada masa pra-sekolah menurun dan sejalan dengan bertambahnya usia, BMInya meningkat, tetapi masih dalam persentil 95.

 

 

Grafik BMI berdasarkan usia untuk anak perempuan

Contoh 2

Dengan menggunakan data berikut, kita akan melihat BMI untuk anak perempuan dalam masa pertumbuhannya dari usia 3 tahun sampai 9,5 tahun.

Usia       Tinggi (inci)        Berat badan (pon)           BMI        Persentil

3              37,2        31           15,7        50

5              42,4        38,7        15,1        50

7              47,8        50,2        15,4        50

9,5          53,3        66,9        16,5        50

 

Untuk menggambarkan BMI berdasarkan umur dengan menggunakan data di atas, carilah usia anak pada skala horisontal lalu ikuti skala vertikal untuk BMI. Akan tampak bahwa pertumbuhan anak tersebut pada persentil 50 adalah stabil.

 

Mengartikan BMI berdasarkan usia pada anak-anak dan remaja:

Underweight : BMI dibawah persentil 5

Resiko mengalami overweight : BMI diatas persentil 85

Overweight : BMI diatas persentil 95.

60% anak-anak dan remaja dengan BMI diatas persentil 95 memiliki minimal 1 faktor resiko, sedangkan 20% memiliki 2 atau lebih faktor resiko untuk terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah. Anak-anak yang overweight cenderung menjadi dewasa yang overweight. cara ukur bmi

DISTRIBUTOR HERBALIFE
TERMURAH & ORIGINAL
-------------------------------------------------
Untuk order :
HP/SMS/WA : 0813 2011 2028
BBM : 54F4CE77 | Line : ProgramLangsing


PAKET HERBALIFE

Pilihan paket Herbalife yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan


PRODUK HERBALIFE

Produk-produk Herbalife ini sudah bersertifikat FDA, TGA, GMP dari USA & BPOM dari Indonesia. Dan pastinya tidak mudah untuk produk-produk yang bisa mendapatkan sertifikat ini.