cara tubuh ideal pria

DISTRIBUTOR HERBALIFE
TERMURAH & ORIGINAL
-------------------------------------------------
Untuk order :
HP/SMS/WA : 0813 2011 2028
BBM : 54F4CE77 | Line : ProgramLangsing


PAKET HERBALIFE

Pilihan paket Herbalife yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan


PRODUK HERBALIFE

Produk-produk Herbalife ini sudah bersertifikat FDA, TGA, GMP dari USA & BPOM dari Indonesia. Dan pastinya tidak mudah untuk produk-produk yang bisa mendapatkan sertifikat ini.


Obesitas,pengertian cara tubuh ideal pria dan kriteria diagnosis

Diposkan oleh Darman Rasyid Baido di 19.23 Senin, 07 Februari 2011 Label: Artikel Ilmu Penyakit Dalam

Oleh : John MF Adam

Bagian Ilmu Penyakit Dalam

RSUP. Dr. Wahidin Sudirohusodo/FKUNHAS

Makassar

 

 

PENDAHULUAN

 

   Obesitas berasal dari dua kata bahasa latin yaitu ob yang berarti akibat dari dan esum adalah makan, dengan demikian obesitas adalah akibat dari makan. Dalam kepustakaan obesitas dibedakan antara overweight dan obese, yang dalam bahasa Indonesia mungkin overweight dapat diterjemahkan sebagai cara tubuh ideal pria berat-badan lebih (kelebihan berat-badan), dan obese adalah gemuk (kegemukan). Pembagian ini didasarkan atas risiko morbiditas yaitu mereka yang obese lebih besar risikonya untuk mendapat penyakit dibandingkan dengan yang hanya overweight. Sebagai contoh pada populasi penderita kegemukan lebih sering ditemukan diabetes melitus dibandingkan dengan mereka yang mempunyai berat badan lebih. Walaupun demikian dalam pengertian sehari-hari terutama untuk masyarakat awam, keduanya tidak dibedakan dan lebih sering diartikan sebagai gemuk.

 

       Dalam dua dekade terakhir obesitas sangat meningkat diseluruh dunia terutama di negara yang sedang berkembang seperti negara kita. Meningkatnya jumlah populasi obesitas dengan sendirinya akan menjadi masalah kesehatan, oleh karena akan diikuti dengan meningkatnya penyakit yang menyertainya. cara tubuh ideal pria Dari satu penelitian di Hongkong dilaporkan kenaikan indeks masa tubuh (IMT) pada penduduk Cina Hongkong baik pria maupun wanita diikuti dengan meningkatnya kejadian diabetes melitus, hipertensi, dislipidemi, dan mikroalbuminuri (gambar 1)

 

 

  Pada artikel ini akan dibahas mengenai apakah yang dimaksud dengan obesitas, jenis obesitas, dan kriteria yang dipakai untuk menentukan obes atau tidaknya seseorang.

 

REPUBLIKA.CO.ID, Bagaimana mengukur seseorang gemuk atau tidak? ”Untuk menentukannya tidak boleh hanya dengan berkaca,” kata dokter gizi, dr Fiastuti Witjaksono MS, SpGK.

 

Cara mudah untuk melihat seseorang gemuk atau tidak adalah dari indeks massa tubuh (IMT). Indikator ini, lanjut Fiastuti, dipakai oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan institusi-institusi kesehatan.

 

Yang dimaksud IMT atau body mass index (BMI) adalah berat badan (kg) dibagi tinggi badan (m) kuadrat. Misalnya berat badan seseorang 63 kg dan tinggi badan 1,80 m, maka IMT dia adalah 19,4.

 

Menurut WHO-WRPO pada 2008, berat badan disebut ideal atau gemuk bila memenuhi kriteria sebagai berikut:

 

Berat Badan  IMT

————————————

Normal  18,5-22,9

Kurang   kurang dari 18,5

Lebih  lebih dari 23

Pra obesitas 23-24,9

Obesitas I  25-29,9

Obesitas II  lebih dari 30

————————————

 

Maka, orang tersebut memiliki berat cara tubuh ideal pria badan normal karena IMT-nya 19,4.

 

 

 

Sementara itu, bila IMT lebih dari 25 itu berarti sudah dapat disebut obesitas. Bagaimana Anda?

 

Fiastuti mengatakan, angka 25 tersebut khusus untuk orang-orang Asia Pasifik. Sedangkan di Barat, angka 25-30 masih dimasukkan kategori pra obesitas. Di sana, kategori obesitas bila angka IMT-nya lebih dari 30.

 

Di Indonesia, untuk menyebut seseorang obesitas bila angka IMT-nya sebesar 23-25. Mengapa demikian? Kata Fiastuti, itu terkait dengan masalah penyakit. ”Dengan angka itu saja sudah cukup banyak penyakit yang ditimbulkan,” tutur wanita kelahiran Yogyakarta, 7 Februari 1954. cara tubuh ideal pria Risiko penyakit yang ditimbulkan dari IMT lebih dari 25 antara lain diabetes dan gangguan kesuburan reproduksi. ”Berdasarkan penelitian HISOBI (Himpunan Studi Obesitas Indonesia – Red), IMT sedikit di bawah 23 pun sudah berisiko penyakit,” lanjutnya. IMT berhubungan dengan massa lemak pada pria dan wanita. Umumnya jika IMT tinggi, lemak tubuh lebih banyak.

 

Kriteria kegemukan juga dapat diukur dari berat badan. Disebut ideal bila berat badan memenuhi rumus (tinggi badan – 100) x 1 kg. Misalnya, tinggi badan seseorang 155 cm, maka berat badan idealnya (155-100 kg) adalah 55 kg.

 

Sementara berat badan disebut idaman kalau memenuhi rumus 90 persen x  (tinggi badan – 100) x 1 kg. Maka, dengan tinggi badan 155 cm maka berat badan 49,5 kg.

 

Cara lain mengukur kegemukan adalah dengan mengukur lingkar pinggang. ”Ini cara paling mudah dan paling menggambarkan lemak di perut,” ucap dokter spesialis gizi klinik pada Klinik Spesialis Semanggi itu.

 

Batas lingkar pinggang normal pria adalah kurang dari 90 cm, dan untuk wanita kurang dari 80 cm. Menurut Fiastuti, lemak perut paling berhubungan dengan penyakit karena kelebihan lemak di daerah perut meningkatkan risiko penyakit kardiovaskuler.

 

Lemak adalah salah satu bagian dalam tubuh setiap orang selain otot dan cairan. Untuk mengukur besarnya kadar lemak dalam tubuh ada alat yang disebut body composition analyzer atau body fat analyzer. Kadar lemak dalam tubuh yang normal adalah 20-27 persen untuk wanita dan 18-20 persen bagi pria.

 

”Makin tua, komposisi lemak makin banyak. Makin muda, makin ke arah angka 20,” kata narasumber berbagai acara kesehatan/nutrisi pada berbagai TV, radio, majalah, tabloid dan koranitu. ”Alat ini juga bisa untuk mengukur usia seseorang,” tegasnya.

 

Orang tua bisa dilihat dari lemak di perutnya. Walau kurus, kalau perutnya besar pertanda orang tersebut tua. ”Jadi, jika ingin tampak muda, jaga perut Anda,” pesan Fiastuti. Sudah banyak penelitian yang menyebutkan, berat badan normal tapi kalau perut gendut penyakit akan lebih banyak yang datang.

 

Cara Akurat Menghitung cara tubuh ideal pria Persentase Lemak Tubuh

2 Bagian:Menghitung Lemak Tubuh di RumahMenghitung Persentase Lemak Tubuh Lebih Akurat

Persentase lemak tubuh adalah massa lemak dalam tubuh Anda dibagi dengan total massanya, yang terdiri dari berat komponen tubuh lainnya (seperti otot, tulang, air, dll.). Persentase massa lemak tubuh bisa menjadi indikator risiko penyakit. Sebagai contoh, semakin tinggi persentase lemak tubuh Anda (terutama jika terpusat di sekitar abdomen), Anda semakin berisiko terhadap penyakit jantung dan pembuluh darah, diabetes, osteoartistis, dan beberapa jenis kanker tertentu. [1] Ada beragam cara berbeda untuk cara tubuh ideal pria menghitung persentase lemak tubuh, dari yang sederhana (seperti dengan jangka sorong), hingga dengan pemindaian tubuh berteknologi tinggi. Menghitung lemak tubuh di rumah bisa membantu Anda memperkirakan hasilnya, namun cara yang paling akurat mengandalkan peralatan mahal yang dioperasikan oleh praktisi medis profesional.

DISTRIBUTOR HERBALIFE
TERMURAH & ORIGINAL
-------------------------------------------------
Untuk order :
HP/SMS/WA : 0813 2011 2028
BBM : 54F4CE77 | Line : ProgramLangsing


PAKET HERBALIFE

Pilihan paket Herbalife yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan


PRODUK HERBALIFE

Produk-produk Herbalife ini sudah bersertifikat FDA, TGA, GMP dari USA & BPOM dari Indonesia. Dan pastinya tidak mudah untuk produk-produk yang bisa mendapatkan sertifikat ini.


 

 

Bagian

1

Menghitung Lemak Tubuh di Rumah

Gambar berjudul Calculate Body Fat Percentage Accurately Step 11

Hitung indeks massa tubuh (IMT) Anda. IMT adalah ukuran yang bermanfaat untuk menentukan apakah Anda kelebihan berat badan atau mengalami obesitas, dan berisiko terhadap penyakit jantung, darah tinggi, diabetes tipe 2, dan masalah kesehatan lainnya. [2] Indeks ini dihitung dari tinggi badan dan berat badan Anda secara keseluruhan, jadi hanya dapat memperkirakan lemak tubuh sehubungan dengan jaringan lainnya secara kasar. Untuk mengetahui IMT, bagi berat badan Anda (dalam satuan kilogram) cara tubuh ideal pria dengan tinggi badan Anda (dalam satuan meter). Angka yang lebih besar menandakan risiko yang lebih besar pula terhadap penyakit. IMT normal berkisar antara 18,5 – 24,9; IMT antara 25 – 29,9 dianggap sebagai kelebihan berat badan, sementara IMT 30 dan lebih dianggap obesitas dan berisiko tinggi.

Hasil perhitungan IMT dapat digunakan pada sebagian besar pria maupun wanita, walaupun mempunyai keterbatasan, yaitu cenderung memperkirakan lemak tubuh pada atlet dan orang berotot besar secara berlebihan, serta mengabaikan lemak tubuh pada manula dan orang yang kurang berotot. [3]

Anda bisa memperkirakan lemak tubuh lebih akurat menggunakan IMT dengan mengikuti persamaan berikut ini: (1,20 x IMT) + (0,23 x Usia) – (10,8 x jenis kelamin) – 5,4. Angka jenis kelamin bagi pria adalah 1, sedangkan untuk wanita adalah 0.

 

 

Gambar berjudul Calculate Body Fat Percentage Accurately Step 22

Ukur pinggang Anda menggunakan pita ukur. Mengukur lingkar pinggang dengan pita ukur juga dapat membantu Anda memperkirakan risiko kesehatan yang mungkin ada (seperti disebutkan di atas) akibat kelebihan berat badan atau obesitas. [4] Lebih khusus lagi, jika sebagian besar lemak Anda berada di sekitar pinggang (yang disebut sebagai lemak perut), Anda lebih berisiko terhadap penyakit jantung dan pembuluh darah, serta banyak penyakit lainnya. Untuk mendapatkan hasil pengukuran yang tepat, berdirilah dengan cara tubuh ideal pria hanya mengenakan pakaian dalam, dan letakkan pita ukur mengelilingi abdomen bawah, di bawah pusar, dan tepat di atas tulang pinggul Anda. Tarik napas, kemudian ukur lingkar pinggang tepat setelah Anda mengembuskan napas seluruhnya.

Saat mengukur lingkar pinggang, letakkan pita ukur sehingga menempel dengan kulit dan mengikuti lekuk tubuh Anda, namun tidak menekan jaringan lunak di bawahnya.

Lingkar pinggang lebih dari 88 cm bagi wanita, dan 101 cm bagi pria menandakan risiko yang lebih tinggi terhadap penyakit.

Berdasarkan cara angkatan laut AS, densitas dan persentase lemak tubuh dapat diperkirakan dengan menggabungkan pengukuran lingkar pinggang, pinggul, dan leher, beserta tinggi dan berat badan. [5]

Gambar berjudul Calculate Body Fat Percentage Accurately Step 33

Gunakan jangka sorong untuk mengukur lemak tubuh. Pengukuran dengan jangka sorong (yang juga disebut sebagai tes ketebalan lemak atau tes cubit) dilakukan dengan menarik lemak subcutaneous menjauhi otot hingga titik tertentu dan “mencubitnya” dengan jangka sorong. Hasilnya kemudian dikonversi menjadi perkiraan persentase lemak tubuh menggunakan suatu persamaan–rumus tertentu membutuhkan hanya 3 pengukuran saja, sementara rumus lainnya membutuhkan hingga 7 pengukuran. Walaupun pengukuran dengan jangka sorong tidak memberikan hasil persentase lemak tubuh yang akurat, cara ini cukup andal untuk mengukur perubahan komposisi tubuh seiring waktu jika tes ini dilakukan oleh orang yang sama dengan teknik yang sama (hanya dengan tingkat kesalahan 3%). Walaupun demikian, tingkat kesalahan pengukuran lebih tinggi pada orang yang sangat kurus dan mengalami obesitas. Anda bisa meminta teman atau keluarga untuk mengukurnya, ataupun melakukan tes ini di klub kebugaran, klinik kesehatan, ataupun rumah sakit.

Sangat penting untuk memberikan tekanan yang sama pada semua titik yang diukur pada cara ini.

Idealnya, mintalah bantuan profesional terlatih untuk melakukan pengukuran ini untuk memastikan akurasinya.

Hasil tes ketebalan lemak juga dipengaruhi oleh jenis jangka sorong dan teknik yang digunakan. Selain itu, tes ini hanya dapat mengukur satu jenis lemak saja, yaitu jaringan adiposa subcutaneous (lemak di bawah kulit).[6]

Gambar berjudul Calculate Body Fat Percentage Accurately Step 44

Lakukan pengukuran bioelectrical impedance tubuh. Bioelectrical impedance adalah cara pengukuran komposisi lemak tubuh, dibandingkan dengan jaringan lainnya, melalui daya hambatnya terhadap arus listrik. [7] Jaringan lemak tidak dapat menghantarkan listrik, sementara itu, walaupun lemah, jaringan otot dan tulang dapat menghantarkan listrik. Dengan demikian, Anda akan mengukur seberapa lemah aliran arus listrik yang melalui jaringan lemak, dan membandingkannya dengan jaringan lain. Hasil pengukuran bioelectrical impedance dilaporkan mempunyai tingkat akurasi 95% bergantung pada kandungan air dalam tubuh–yang berubah-ubah dan dipengaruhi oleh olahraga, diet, jumlah keringat, air minum, dan penggunaan alkohol dan obat-obatan. Cara ini tidak membutuhkan bantuan profesional tertentu dan peralatannya pun tidak mahal untuk Anda beli–sebagian besar pusat kebugaran dan klinik fisioterapis biasanya menyediakan alat ini secara cuma-cuma.

Anda bisa berdiri tanpa alas kaki di lempengan logam yang menghantarkan arus listrik ke tubuh (bentuknya mirip seperti timbangan badan biasa), atau memegang perangkat mempunyai fungsi yang sama menggunakan kedua tangan.

Untuk mendapatkan hasil yang paling akurat, jangan makan atau minum 4 jam sebelum pengukuran; jangan berolahraga terlalu keras dalam waktu 12 jam, dan jangan konsumsi alkohol atau diuretika (kafeina) dalam waktu 48 jam.

 

 

Bagian

2

Menghitung Persentase Lemak Tubuh Lebih Akurat

Gambar berjudul Calculate Body Fat Percentage Accurately Step 51

Lakukan pemindaian DEXA. Untuk mendapatkan hasil perkiraan lemak tubuh yang sangat akurat, kunjungilah tempat yang mempunyai perangkat dual-energy x-ray absorptiometry (DEXA). Pemindaian DEXA dilakukan menggunakan teknologi sinar-X untuk memperkirakan jaringan lemak, densitas mineral tulang, dan jaringan lemak di seluruh bagian tubuh dengan tingkat akurasi yang tinggi. [8] Cara ini menggabungkan dua sinar-X untuk menghitung komposisi beragam segmen tubuh, sehingga Anda bisa mengetahui bagian mana yang memiliki persentase lemak (atau otot) tertinggi. Radiasi yang dipancarkan ke tubuh Anda oleh pemindaian ini mirip seperti saat pemindaian tubuh di bandara, jadi, tidak terlalu besar. Pemindaian DEXA dianggap sebagai gold standard dalam penentuan persentase lemak tubuh secara keseluruhan, maupun bagian per bagiannya seperti lengan dan kaki.

Tidak seperti MRI atau CT scan, pemindaian DEXA tidak mengharuskan Anda berbaring tidak tempat tertutup. Anda hanya perlu berbaring di atas meja yang terbuka dan perangkat sinar-X akan memindai perlahan di atas tubuh–waktu yang dibutuhkan biasanya hanya sekitar 5 menit, walaupun juga ditentukan oleh bagian tubuh mana yang dipindai.

Sebagian besar universitas (laboratorium fisiologi olahraga) dan banyak klinik kesehatan mempunyai pemindai DEXA. Mintalah dokter untuk merujuk Anda ke salah satu pilihan di sekitar Anda. Biaya yang dibutuhkan berkisar antara Rp1.300.000,00-2.600.000,00 jika asuransi Anda tidak menanggungnya. cara tubuh ideal pria

DISTRIBUTOR HERBALIFE
TERMURAH & ORIGINAL
-------------------------------------------------
Untuk order :
HP/SMS/WA : 0813 2011 2028
BBM : 54F4CE77 | Line : ProgramLangsing


PAKET HERBALIFE

Pilihan paket Herbalife yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan


PRODUK HERBALIFE

Produk-produk Herbalife ini sudah bersertifikat FDA, TGA, GMP dari USA & BPOM dari Indonesia. Dan pastinya tidak mudah untuk produk-produk yang bisa mendapatkan sertifikat ini.