cara menghitung berat badan

DISTRIBUTOR HERBALIFE
TERMURAH & ORIGINAL
-------------------------------------------------
Untuk order :
HP/SMS/WA : 0813 2011 2028
BBM : 54F4CE77 | Line : ProgramLangsing


PAKET HERBALIFE

Pilihan paket Herbalife yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan


PRODUK HERBALIFE

Produk-produk Herbalife ini sudah bersertifikat FDA, TGA, GMP dari USA & BPOM dari Indonesia. Dan pastinya tidak mudah untuk produk-produk yang bisa mendapatkan sertifikat ini.


Menghitung Berat Badan Ideal cara menghitung berat badan dengan Rumus Indeks Massa Tubuh

SEPTEMBER 7, 2015 BY ADMIN KESEHATAN LEAVE A COMMENT

 

 

 

Menghitung berat badan idealPernah kah Anda bertanya-tanya bagaimana sih cara menghitung berat badan ideal? Jika iya, Anda tidak sendiri karena di luar sana banyak orang yang menanyakan pertanyaan sejenis. Berat badan yang ideal tergantung dari tinggi badan dan jumlah massa otot cara menghitung berat badan yang dimiliki seseorang. Kita bisa mengetahui berat badan seseorang itu ideal atau tidak dengan cara menghitung indeks massa tubuhnya.

 

 

 

Rumus Indeks Massa Tubuh

 

Indeks Massa Tubuh (IMT) didapatkan dengan cara membagi berat badan dengan tinggi badan kuadrat. Berat badan yang dihitung menggunakan satuan kilogram (kg), sedangkan tinggi badan dalam satuan meter (m). Gambar berikut adalah rumus untuk mendapatkan indeks massa tubuh berikut dengan tabel makna nilai masing-masing hasilnya.

 

 

 

Rumus Indeks Massa Tubuh

 

Dari tabel pada gambar di atas, kita bisa mengatakan seseorang memiliki berat badan ideal jika indeks massa tubuhnya berkisar antara 18,5 hingga 24,9. Apabila IMTnya lebih rendah dari 18,4 maka dapat dikatakan orang tersebut memiliki berat badan kurang. Sedangkan bila IMTnya cara menghitung berat badan lebih besar dari 24,9 orang tersebut memiliki berat badan berlebih. Seseorang yang  mengalami obesitas memiliki nilai IMT di atas 40. Angka-angka indeks massa tubuh ini lah yang bisa kita jadikan ukuran berat badan ideal. Singkatnya, kita bisa menganggap rumus IMT ini sebagai rumus berat badan ideal. Agar lebih jelasnya, mari kita coba menghitung berat badan dengan rumus tersebut ini.

 

 

 

Contoh Perhitungan Berat Badan Ideal dengan IMT

 

Misalkan ada seseorang dengan tinggi 165 cm memiliki berat badan 73 kg. Apabila kita ingin menghitung IMT orang tersebut, maka berikut ini adalah proses penghitungannya.

 

Berat Badan = 67 kg;

Tinggi Badan = 165 cm = 1,65 m;

IMT = Berat Badan / (Tinggi Badan x Tinggi Badan) = 67 / (1,65 x 1,65)

IMT = 24,6

 

Setelah memasukkan nilai berat dan tingginya, didapat indeks massa tubuh orang tersebut sebesar 24,6. Dengan demikian kita bisa mengatakan bahwa orang tersebut memiliki berat badan ideal karena nilai IMTnya berada di antara 18,5 dan 24,9 (lihat tabel di atas). Anda bisa menggunakan kalkulator berat badan ideal yang ada di bagian bawah jika ingin mengetahui IMT Anda.

 

Sebagai catatan, pengukuran dengan rumus ini hanya dapat diaplikasikan pada mereka yang berusia di bawah 60 tahun. Perhitungan indeks massa tubuh ini juga tidak dapat diaplikasikan pada penderita penyakit kronis, anak-anak, ibu hamil, ibu yang menyusui, dan juga atlet.

 

 

 

Mengapa Menjaga Berat cara menghitung berat badan Badan Ideal Itu Penting?

 

Menjaga berat badan ideal merupakan bagian penting dalam gaya hidup sehat. Orang-orang yang mengalami kelebihan berat badan biasanya akan lebih mudah terkena penyakit. Beberapa penyakit yang biasanya menyerang orang dengan berat badan berlebih antara lain adalah: jantung koroner, darah cara menghitung berat badan tinggi, stroke, kencing manis, dan penyakit pada sendi penahan berat badan (sendi panggul dan lutut). Kami juga pernah membahas apa saja yang menjadi penyebab obesitas pada artikel sebelumnya. Sebaliknya, jika berat badan seseorang jauh di bawah normal juga dapat mengakibatkan masalah kesehatan. Mereka memiliki resiko infertilitas dan juga osteoporosis yang tinggi. Kunci utama untuk menjaga berat badan agar selalui berada di batas normal adalah dengan mengkonsumsi makanan sehat dan olahraga yang teratur.

 

Cara dan Rumus Menghitung Berat Badan Ideal

Berat Badan Ideal 3 Comments Nov 14, 2014

 

Cara dan rumus menghitung berat badan ideal – Memiliki berat badan ideal merupakan impian setiap orang, dengan memiliki berat badan ideal akan membuat seseorang lebih percayadiri menjalani aktifitas sehari-hari. Selain untuk penampilan, memiliki berat badan ideal juga sangat bermanfaat bagi kesehatan.

 

Untuk mengetahui anda masuk kategori apa dan berapa seharusnya berat badan ideal yang harus dimiliki. Banyak cara dan rumus yang bisa digunakan untuk mengetahuinya, beberapa diantaranya adalah cara menghitung manual dengan rumus BMI, perhitungan berat badan ideal menggunakan kalkulator BMI (Body Mass Index), perhitungan manual menggunakan rumus berat badan ideal konvensional, dan perhitungan dengan rumus Brocha.

 

Sekarang pertanyaannya apakah anda masuk kategori ideal, kurus, gemuk atau obesitas?

 

Berikut cara menghitung berat badan ideal :

 

  1. Menghitung berat badan ideal dengan perhitungan BMI

 

BMI adalah singkatan dari Body Mass Index. BMI sering juga dikenal dengan IMT (Indeks Massa Tubuh). Metode perhitungan ini merupakan alat ukur yang digunakan untuk menilai proporsionalitas perbandingan antara tinggi dan berat seseorang. Dengan cara inilah dokter biasanya cara menghitung berat badan menilai seseorang abose atau tidak. Perhitungan BMI bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu dihitung secara manual atau bisa menggunakan kalkulator BMI.

 

Cara pertama menggunakan hitungan manual dengan rumus BMI. Untuk Rumus BMI sendiri adalah sebagai berikut :

 

IMT(BMI) = Berat Badan (Kg) / (Tinggi badan (m) x Tinggi badan(m)

 

Contoh :

Seseorang diketahui memiliki berat badan 55 Kg dan tinggi badan 1,65 meter, maka perhitungan BMI nya adalah :

 

BMI                =          (55) / (1.65) x (1.65) = 20.2

 

Cara kedua menggunakan hitungan berat badan ideal dengan kalkulator BMI

 

Cara ini lebih mudah dari cara pertama, karena tidak perlu menghitung manual. Cukup dengan memasukkan data tinggi badan dan berat badan, hasilnya akan muncul.

 

 

 

Setelah mengetahui hasil BMI, selanjutnya lihat tabel klasifikasi berat badan. Termasuk kategori manakah hasil BMI yang sudah didapatkan.

 

 

Tabel Klasifikasi Berat Badan

 

Saran disetiap klasifikasi :

BMI < 18.5 = Berat badan kurang. Perlu menambah berat badan, perbanyak asupan gizi dan olahraga teratur.

BMI 18.5 – 22.9 = Berat badan ideal (Normal). Pada klasifikasi yang baik.

BMI 23 – 24.9 = Masuk klasifikasi ideal (Normal). Jaga pola makan dan perbanyak olahraga.

BMI 25 – 29.9 = Masuk batas obesitas. Mulailah berdiet untuk menurunkan berat badan.

BMI >= 30 = Obesitas. Segera lakukan diet untuk menurunkan berat badan, karena resiko terserang penyakit terbilang cukup tinggi.

 

  1. Menghitung berat berat badan ideal dengan rumus konvensional

 

Dengan menggunakan rumus konvensional memudahkan untuk membuat target berat badan ideal yang harus dicapai. Kerana hasil dari perhitungan rumus berat badan secara konvensional ini menunjuk angka pasti berat badan. Jadi berbeda dengan BMI yang menunjukkan hasil klasifikasi dari hitungan yang didapat.

 

Perhitungan Berat Ideal Konvensional

Berat Badan Ideal (BBI) bayi (anak 0-12 bulan) BBI = (umur (bln) / 2 ) + 4

BBI untuk anak (1-10 tahun) BBI = (umur (thn) x 2 ) + 8

Remaja dan dewasa BBI = (TB – 100) – (TB – 100) x 10%

atau BBI = (TB – 100) x 90%

Ket : TB = Tinggi badan (cm)

Perhitungan berat badan ideal dengan rumus cara menghitung berat badan konvensional lebih diasarankan karena akan lebih fokus keberat badan ideal, sedangkan BMI lebih fokus ke berat badan normal.

 

  1. Menghitung berat badan ideal dengan rumus bronca

 

Perhitungan rumus bronca hampir sama dengan rumus konvensional. Bedanya rumus menghitung berat badan ideal dengan cara mengurangi tinggi badan dalam cm – 100 (Angka berat badan normal), jika angka ini di kurangi dengan 10% nya maka akan didapatkan hasil berat badan ideal.

 

Contoh rumus bronca:

 

Tinggi Badan = 170

 

Berat Badan Normal = 170 – 100 = 70 Kg

 

maka

 

Berat Badan Ideal = 70 – (70 * 10%) = 63 Kg

Bagaimana hasilnya? Masuk klasifikasi atau kategori manakah anda? Apakah sudah ideal? Jika belum, jangan tunda lagi untuk melakukan diet. Diet tidak sesulit yang anda pikirkan, yang penting tetap konsisten dan yakin dengan usaha yang dilakukan akan membuahkan hasil yang diinginkan. Selamat berdiet ~

DISTRIBUTOR HERBALIFE
TERMURAH & ORIGINAL
-------------------------------------------------
Untuk order :
HP/SMS/WA : 0813 2011 2028
BBM : 54F4CE77 | Line : ProgramLangsing


PAKET HERBALIFE

Pilihan paket Herbalife yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan


PRODUK HERBALIFE

Produk-produk Herbalife ini sudah bersertifikat FDA, TGA, GMP dari USA & BPOM dari Indonesia. Dan pastinya tidak mudah untuk produk-produk yang bisa mendapatkan sertifikat ini.


 

Salah satu keinginan seseorang agar bisa tampil maksimal dan sempurna adalah memiliki berat tubuh yang porposional dan ideal. Yahh memang sebenarnya susah sekali mendapatkan berat badan yang ideal ini, namun dengan tekat dan kemauan semua hal yang susah akan teratasi. cara menghitung berat badan Nah mungkin untuk mencapai berat badan yang diinginkan, kita terhambat oleh tubuh yang terlalu kurus, ataupun terlalu gendut/obesitas. Oke bagi anda yang memiliki masalah tubuh kurus anda dapat mengatasinya dengan membaca artikel Cara Menambah Berat Badan Secara Alami, semoga masalah kurusnya bisa teratasi.

 

Dan bagi anda yang terlalu gemuk anda dapat mencoba metodediet ala Deddy Corbuzier (OCD), Atau Melalui Cara Diet Sehat Berdasarkan Golongan Darah, agar nantinya berat badan anda menjadi proporsional dan ideal.

Rumus Cara Menghitung Berat Badan Ideal

Rumus Cara Menghitung Berat Badan Ideal

Untuk kategori menurunkan berat badan (diet), biasanya seseorang akan susah sekali menjalankannya, bahkan tak banyak pula yang memakai bantuan 0bat pelangsing, namun tetap saja tidak berhasil.

 

Nah jika anda memang benar benar bertekat mengurangi berat badan, banyak sekali pengakuan yang membuktikan bahwa diet ala Deddy Corbuzier(OCD), sangat efectif, jadi anda bisa mencobanya semoga berhasil.

 

Ehhh setelah panjang lebar diatas, adakah dari anda yang sudah tahu cara menghitung berat badan yang porposional  dan ideal????? Jika belum, anda dapat mencoba menghitungnya dengan cara dibawah ini. Cara yang ada dibawah akan dibagi kedalam 2 bagian, adapun rumus dan cara menghitungnya adalah sbb:

 

@ Cara menghitung berat badan yang ideal menggunakan Rumus

Rumusnya adalah: Berat ideal tubuh = (tinggi badan seseorang – 100) x 90%.

Sebagai Contoh penyelesaian kasus: jika anda adalah seseorang dengan tinggi postur tubuh 155 cm, maka berat badan anda dapat dihitung sbb:

Berat ideal = (155-100) X 90%

Selesaikan dalam kurung dahulu: 155-100 = 55

Lalu hasilnya adalah 55 x 90%= 49,50

jadi berat badan ideal anda adalah 49,50 kg.

 

Untuk metode penghitungan cara ini, apabila anda memiliki berat badan yang lebih besar dari 10 hingga 20 persen, dari seharusnya berat badanideal anda maka anda dapat dikatakan kelebihan berat badan. Namun jika berat yang anda punya adalah melebihi angka 20 persen dari berat ideal, anda termasuk seseorang yang obesitas atau kegemukan.

 

Dan jika berat badan anda semua menunjukan 10 persen dari kurang berat badan ideal, anda masuk kedalam kategori orang kurus, solusinya adalah menambah asupan makanan yang bergizi ( menambah berat badan).

 

@ Cara yang kedua adalah dengan menggunakan metode hitung index tubuh.

Rumus :

BDI= BB: KTB (hitungan tinggi meter)

keterangan:

BDI= berat badan ideal seseorang

BB= berat badan

KTB= Kuadrat tinggi Badan dengan satuan hitung meter.

Contoh penyelesaian masalahnya adalah sebagai berikut: anda adalah orang yang memiliki ukuran berat tubuh sebanyak 80 kg serta memiliki tinggi badan 1,70 meter. Maka hitungan berat badan ideal yang anda punya adalah sbb:

BDI =  80 kg : (1,702) = ????

BDI= 80 kg : 2,89 m

BDI= 27,68

Untuk patokannya perhitungannya ialah sebagai berikut :

Jika berat badan ideal kurang dari 17 (<17 )= maka anda termasuk seseorang yang sangat kurus (kekurangan Berat badan tingkat Berat)

Jika anda adalah 17 = maka anda memiliki kategori berat badan tinggi ringan

BDI 18,4  sampai 21 = adalah berat badan Normal

BDI 21,1  sampai 27 = kelebihan berat badan kategori tingkat ringan

BDI 27,1  sampai 30 =  kelebihan berat badan berkategori tingkat sedang

Dan Jika BDI menunjukan angka >30 = anda adalah seseorang dengan kelebihan berat badan tingkat berat (kegemukan)

Oke sekian dulu pembahasan kali ini, Bagaimana cara diatas sudah cukup jelas bukan??? Semoga bermanfaat.

 

Bagaimana dangan berat badan anda, apakah sudah ideal? bagi anda yang memiliki berat badan kurang ideal hati-hati apalagi yang berat badan anda diatas rata-rata berat ideal  Karena kelebihan berat badan menandakan bahwa kandungan lemak pada tubuh anda berlebih hal ini dapat menimbulkan berbagai macam penyakit berbahaya seperti kolesterol dan jantung.

 

Oleh sebab itu menjaga berat badan sangatlah penting dan untuk menurunkan berat badan banyak yang berpendapat sangat sulit karena harus diet dan mengatur pola makanan setiap harinya.

 

Cara Menghitung Berat Badan Ideal Wanita dan Pria dengan Rumus Matematis

Cara menghitung dengan dengan rumus matematis yang dimaksud disini adalah dengan rumus Broca ata kadang disebut juga rumus Devine. Rumus ini ditemukan tahun 1871 oleh Dr. Pierre Paul Broca dan kemudian dipopulerkan oleh Dr. BJ Devine pada sekitar tahun 1970 an. Jika Anda ingin melakukan diet, sebaiknya jangan menggunakan rumus Broca ini sebagai acuan berat badan ideal karena ada beberapa kekurangan dalam rumus ini.

Ada alasan tersendiri kenapa rumus ini sebenarnya kurang bagus untuk menghitung berat badan ideal. Rumus ini sebenarnya dikembangkan untuk menghitung dosis penggunaan obat berdasarkan berat badan pasien, bukan untuk menghitung berat badan ideal seseorang. Kemudian hasil penghitungan rumus ini ada pada suatu angka, bukan pada rentang tertentu. Terakhir adalah rumus ini tidak cocok untuk menghitung berat badan ideal pada wanita bertubuh pendek dan pria cara menghitung berat badan bertubuh tinggi. Karena rumus ini dikembangkan di Perancis yang mayoritas penduduknya bertubuh tinggi-tinggi dibanding Indonesia, maka rumus ini sebenarnya tidak cocok untuk digunakan menghitung berat tubuh ideal wanita Indonesia.

Penghitungan berat badan ideal dengan rumus Broca/Devine

Wanita

Berat badan ideal = (tinggi badan – 100) – (15% x (tinggi badan – 100))

Contoh penghitungan untuk wanita dengan tinggi badan 160 cm = (160 – 100) – (15% x (160 – 100) = 51 kg

Pria

Berat badan ideal = (tinggi badan – 100) – (10% x (tinggi badan – 100))

Contoh penghitungan untuk pria dengan tinggi badan 170 cm = (170 – 100) – (10% x (170 – 100) = 63 kg

 

Kedua contoh penghitungan di atas menggunakan tinggi badan yang relatif rata-rata. Pada wanita yang memiliki tinggi badan dibawah rata-rata maka berat badan idealnya akan terlihat kurus. Semakin pendek maka akan semakin terlihat kurus, inilah yang menjadi kekurangan rumus ini. Contoh untuk wanita yang memiliki tinggi badan 130 cm maka berat badan ideal = (130 – 100) – (15% x (130 – 100) = 25,5 kg

Dalam penghitungan berat badan tubuh ada yang dikenal dengan Lean Body Weight, yaitu berat cara menghitung berat badan badan dengan hanya menghitung berat organ tubuh, tulang, dan otot, tanpa menghitung lemak sama sekali. Rumus Broca/Devine pada orang yang bertubuh relatif pendek akan semakin mendekati hasil penghitungan Lean Body Weight ini. Oleh karenanya jika Anda adalah wanita bertubuh relatif pendek, melakukan diet berdasar penghitungan ini akan membuat Anda terlihat sangat kurus dan tidak sehat.

 

Menghitung Berat Badan Ideal dengan Rumus BMI

Setelah membahas penghitungan berat badan dengan rumus Broca kita kini akan membahas dengan cara BMI yang dianggap lebih baik meskipun dari kedua penghitungan tersebut memiliki kekurangannya masing-masing. Dalam BMI, berat badan ideal berada dalam rentang jarak tertentu, ini tentunya akan lebih mengakomodir berbagai berbagai bentuk tubuh yang berbeda-beda.

 

Jika sebelumnya pada penghitungan Broca tidak cocok digunakan pada wanita yang bertubuh pendek dan pria bertubuh tinggi, rumus BMI ini pada orang (pria-wanita) yang bertubuh tinggi akan memiliki nilai BMI yang selalu tinggi. Yang disebut bertubuh tinggi disini adalah bertubuh tinggi bagi orang barat, sehingga ini cocok digunakan di Indonesia.

 

Index BMI (berdasar WHO)

– Berat badan terlalu kurang

BMI 15,0 hingga 16,0

– Berat badan kurang

BMI 16,0 hingga 18,5

– Berat badan normal

BMI 18,5 hingga 25,0

– Berat badan berlebih

BMI 25,0 hingga 30,0

– Obesitas lv 1

BMI 30,0 hingga 35,0

 

Penghitungan BMI = berat badan / (tinggi badan x tinggi badan)

Berat badan dalam kg, sedangkan tinggi badan dalam meter

Di atas adalah penghitungan BMI, masukkan berat badan dan tinggi badan Anda ke dalam rumus, kemudian cocokkan hasilnya dengan index BMI. Index BMI ada bermacam-macam, banyak lembaga riset yang memiliki index BMI tersendiri, Jepang, Hongkong, Singapura memiliki skala index BMI tersendiri. Karena Indonesia belum ada index BMI tersendiri, maka disini digunakan index BMI dari WHO yang berskala universal, di index WHO ini tidak dibedakan antara pria dan wanita.

Berikut adalah contoh penghitungan dengan index BMI. Berat badan 50 kg dan tinggi badan 1,5 meter = 50/(1,5 x 1,5) = 22,222 termasuk berat badan normal. Berat badan 60 kg dan tinggi badan 1,6 meter BMI = 23,4375 juga termasuk berat badan normal. Index BMI dihitung berdasar pertimbangan kesehatan, bukan pertimbangan penampilan, jadi jika Anda memiliki BMI 24,0 maka itu dianggap berat badan yang sehat, kemudian jika Anda ingin diet dan menurunkan BMI hingga 20,0 atau kurang (selama masih di atas 18,5) maka hal itu masih wajar dan sehat. cara menghitung berat badan

  

DISTRIBUTOR HERBALIFE
TERMURAH & ORIGINAL
-------------------------------------------------
Untuk order :
HP/SMS/WA : 0813 2011 2028
BBM : 54F4CE77 | Line : ProgramLangsing


PAKET HERBALIFE

Pilihan paket Herbalife yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan


PRODUK HERBALIFE

Produk-produk Herbalife ini sudah bersertifikat FDA, TGA, GMP dari USA & BPOM dari Indonesia. Dan pastinya tidak mudah untuk produk-produk yang bisa mendapatkan sertifikat ini.